Artikel

Bunga Pinjaman Bank: Jenis, Cara Hitung & SBDK Terbaru 2026

Panduan lengkap tentang bunga pinjaman bank di Indonesia. Bandingkan suku bunga dasar kredit dari bank-bank besar dan temukan pinjaman terbaik.

Ditulis oleh Mentari Rahman

- 13 Feb 2026

Kami mematuhi

9 menit membaca | Pinjaman

Mau pinjam uang dari bank tapi bingung soal bunga? Kamu tidak sendirian. Bunga pinjaman bank adalah hal pertama yang harus dipahami sebelum menandatangani perjanjian kredit.

Bunga ini menentukan total uang yang harus kamu bayar kembali. Salah pilih jenis bunga, dan kamu bisa membayar jutaan rupiah lebih mahal dari yang seharusnya.

Di artikel ini, kita bahas tuntas apa itu bunga pinjaman bank, 5 jenisnya, cara menghitungnya, dan daftar Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) terbaru dari bank-bank besar di Indonesia.

Apa Itu Bunga Pinjaman Bank?

Bunga pinjaman bank adalah biaya yang dibebankan oleh bank kepada peminjam sebagai imbalan atas penggunaan dana yang dipinjam. Sederhananya, ini adalah "harga sewa" uang.

Bunga dihitung sebagai persentase dari jumlah pinjaman dan dibayar bersamaan dengan cicilan pokok setiap bulannya. Besarannya dipengaruhi oleh suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), jenis pinjaman, tenor, dan profil risiko peminjam.

Per Januari 2026, BI Rate berada di level 4,75%. Angka ini menjadi acuan bagi semua bank komersial dalam menentukan suku bunga kredit mereka.

5 Jenis Bunga Pinjaman Bank

Ada 5 jenis bunga pinjaman bank yang umum digunakan di Indonesia. Masing-masing punya cara perhitungan dan karakteristik yang berbeda.

1. Bunga Tetap (Fixed Rate)

Bunga tetap adalah bunga yang besarnya tidak berubah selama masa pinjaman. Meskipun suku bunga pasar naik atau turun, angsuran kamu tetap sama dari awal hingga akhir.

Jenis ini paling populer untuk KPR pada periode awal (biasanya 1-5 tahun pertama) dan KTA jangka pendek.

Kelebihan

  • Cicilan tetap setiap bulan, mudah direncanakan

  • Tidak terpengaruh fluktuasi suku bunga pasar

  • Cocok untuk kamu yang ingin kepastian anggaran

Kekurangan

  • Jika suku bunga pasar turun, kamu tetap bayar bunga tinggi

  • Biasanya hanya berlaku untuk periode tertentu, lalu berubah ke floating

2. Bunga Mengambang (Floating Rate)

Bunga mengambang mengikuti pergerakan suku bunga pasar. Jika BI Rate turun, bunga pinjaman kamu juga ikut turun, dan sebaliknya.

Bank biasanya menerapkan floating rate setelah periode bunga tetap berakhir. Misalnya, KPR dengan bunga tetap 3 tahun pertama, lalu floating mulai tahun ke-4.

Kelebihan

  • Bisa lebih murah saat suku bunga pasar turun

  • Lebih adil karena mengikuti kondisi ekonomi terkini

Kekurangan

  • Cicilan bisa naik tiba-tiba saat suku bunga pasar naik

  • Sulit diprediksi untuk perencanaan keuangan jangka panjang

Butuh uang tambahan?

Temukan pinjaman online terbaik hanya dalam beberapa menit lewat perbandingan kami.

Bandingkan semua pinjaman sekarang
About hero image

3. Bunga Flat

Bunga flat dihitung dari total pokok pinjaman awal, bukan dari sisa utang. Artinya, bunga per bulan selalu sama karena dihitung berdasarkan jumlah pinjaman di awal.

Jenis ini sering dipakai untuk pinjaman konsumtif seperti KTA dan kredit kendaraan bermotor.

Kelebihan

  • Angsuran tetap setiap bulan, sangat mudah dihitung

  • Cocok untuk pinjaman jangka pendek

Kekurangan

  • Total bunga yang dibayar lebih besar dibanding bunga efektif

  • Bunga tetap dihitung dari pokok awal meskipun sisa utang sudah berkurang

4. Bunga Efektif (Effective Rate)

Bunga efektif dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman yang belum dibayar. Semakin banyak cicilan yang sudah kamu bayar, semakin kecil bunga yang dikenakan.

Metode ini dianggap paling adil bagi peminjam karena mencerminkan biaya pinjaman yang sesungguhnya. OJK mewajibkan bank untuk menyampaikan suku bunga efektif kepada nasabah.

Kelebihan

  • Total bunga yang dibayar lebih kecil dibanding bunga flat

  • Lebih mencerminkan biaya pinjaman yang sebenarnya

  • Bunga menurun seiring berkurangnya sisa utang

Kekurangan

  • Angsuran di awal lebih besar karena proporsi bunga masih tinggi

  • Perhitungan lebih rumit dibanding bunga flat

5. Bunga Anuitas

Bunga anuitas adalah modifikasi dari bunga efektif. Tujuannya agar total cicilan bulanan (pokok + bunga) tetap sama setiap bulan, meskipun komposisi pokok dan bunga berubah.

Di awal masa pinjaman, proporsi bunga lebih besar dan pokok lebih kecil. Seiring waktu, proporsi ini berbalik. Metode ini paling banyak digunakan oleh bank di Indonesia untuk KPR dan KTA.

Kelebihan

  • Cicilan bulanan tetap, mudah dianggarkan

  • Lebih murah dari bunga flat karena dihitung dari sisa pokok

  • Metode paling umum dipakai oleh bank-bank besar di Indonesia

Kekurangan

  • Di awal, sebagian besar cicilan masuk ke bunga, bukan pokok

  • Pelunasan dipercepat di awal masa pinjaman kurang menguntungkan

Cara Menghitung Bunga Pinjaman Bank

Memahami cara menghitung bunga pinjaman membantu kamu membandingkan penawaran dari berbagai bank. Berikut rumus dan contoh perhitungan untuk 3 metode yang paling umum.

Rumus Bunga Flat

Bunga per bulan = (Pokok Pinjaman x Suku Bunga x Tenor) / (Jumlah Bulan x 12)

Contoh: Kamu meminjam Rp60.000.000 dengan bunga flat 10% per tahun selama 3 tahun (36 bulan).

  • Total bunga = Rp60.000.000 x 10% x 3 = Rp18.000.000
  • Bunga per bulan = Rp18.000.000 / 36 = Rp500.000
  • Angsuran pokok per bulan = Rp60.000.000 / 36 = Rp1.666.667
  • Total cicilan per bulan = Rp2.166.667
  • Total pembayaran = Rp78.000.000

Rumus Bunga Efektif

Bunga per bulan = Sisa Pokok Pinjaman x (Suku Bunga / 12)

Contoh: Pinjaman Rp60.000.000 dengan bunga efektif 10% per tahun selama 36 bulan.

  • Bulan ke-1: Bunga = Rp60.000.000 x (10%/12) = Rp500.000
  • Bulan ke-2: Bunga = Rp58.333.333 x (10%/12) = Rp486.111
  • Bulan ke-3: Bunga = Rp56.666.667 x (10%/12) = Rp472.222

Bunga menurun setiap bulan karena dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang.

Rumus Bunga Anuitas

Cicilan per bulan = [P x r x (1+r)^n] / [(1+r)^n - 1]

Dimana P = pokok pinjaman, r = suku bunga per bulan, n = jumlah bulan.

Contoh: Pinjaman Rp60.000.000 dengan bunga anuitas 10% per tahun selama 36 bulan.

  • r = 10% / 12 = 0,833% per bulan
  • Cicilan tetap per bulan = Rp1.935.261
  • Bulan ke-1: Bunga Rp500.000 + Pokok Rp1.435.261
  • Bulan ke-36: Bunga Rp16.003 + Pokok Rp1.919.258

Cicilan bulanan tetap sama, tapi komposisi bunga dan pokok berubah setiap bulan.

Faktor yang Mempengaruhi Bunga Pinjaman Bank

Besaran bunga pinjaman yang kamu dapatkan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

  • Suku bunga acuan BI Rate - Per Januari 2026, BI Rate berada di 4,75%. Saat BI Rate turun, bunga pinjaman bank umumnya ikut turun.

  • Jenis pinjaman - KPR biasanya punya bunga paling rendah (mulai 7,20%). KTA tanpa agunan bisa mencapai 15-20% karena risikonya lebih tinggi.

  • Tenor pinjaman - Semakin panjang tenor, semakin tinggi bunga karena risiko bagi bank bertambah.

  • Profil risiko peminjam - Penghasilan stabil, riwayat SLIK OJK bersih, dan ada agunan bisa menurunkan bunga yang ditawarkan.

  • Persaingan antar bank - Bank bersaing menawarkan bunga rendah untuk menarik nasabah. Manfaatkan ini dengan membandingkan penawaran dari beberapa bank.

  • Biaya dana bank - Jika biaya pengumpulan dana (dari deposito, tabungan) naik, bunga kredit ikut naik.

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Bank Terbaru 2026

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) adalah suku bunga terendah yang menjadi acuan bank dalam memberikan kredit. SBDK dihitung dari 3 komponen: Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK), Biaya Overhead, dan Margin Keuntungan.

SBDK belum termasuk premi risiko individual, jadi bunga akhir yang kamu terima bisa lebih tinggi tergantung profil kreditmu.

Berikut daftar SBDK dari bank-bank besar di Indonesia per awal 2026:

BankKorporasiRitelKPRNon-KPR
Bank BCA7,90%8,10%7,20%5,96%
Bank Mandiri8,00%8,25%7,30%8,75%
Bank BRI8,05%8,30%7,25%8,75%
Bank BNI8,00%8,25%7,30%8,80%
Bank BTN8,10%8,35%7,40%8,90%
CIMB Niaga8,15%8,40%7,50%9,00%
Bank Danamon9,00%9,25%8,50%9,50%
OCBC NISP9,00%9,25%8,80%9,80%

Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Bank

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu memahami plus-minusnya agar keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu.

Kelebihan

  • Dana besar tersedia, mulai dari jutaan hingga miliaran rupiah

  • Beragam jenis pinjaman: KPR, KTA, KKB, KUR, hingga pinjaman modal usaha

  • Bunga lebih rendah dibanding lembaga pembiayaan non-bank dan fintech

  • Tenor fleksibel dari 1 tahun hingga 30 tahun (untuk KPR)

  • Diawasi oleh OJK sehingga lebih terjamin keamanannya

Kekurangan

  • Persyaratan ketat: butuh slip gaji, SLIK bersih, dan kadang agunan

  • Proses pengajuan bisa memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu

  • Ada biaya tambahan: administrasi, provisi, asuransi kredit, dan notaris

  • Aset agunan bisa disita jika gagal bayar

  • Total bunga pinjaman tenor panjang bisa sangat besar

Tips Mendapatkan Bunga Pinjaman Bank Terendah

Ingin bunga serendah mungkin? Berikut strategi yang bisa kamu terapkan:

Bandingkan penawaran dari minimal 3 bank

Setiap bank punya kebijakan bunga yang berbeda. Gunakan perbandingan pinjaman online untuk melihat penawaran terkini dari berbagai bank dan fintech.

Jaga skor kredit tetap baik

Cek status SLIK OJK kamu secara berkala. Riwayat kredit bersih tanpa tunggakan akan membuatmu mendapat penawaran bunga lebih rendah.

Siapkan agunan jika memungkinkan

Pinjaman dengan jaminan (seperti KPR atau kredit multiguna) punya bunga jauh lebih rendah dibanding pinjaman tanpa agunan (KTA). Selisihnya bisa 5-10%.

Pilih tenor yang tepat

Tenor pendek berarti cicilan besar tapi total bunga kecil. Tenor panjang berarti cicilan ringan tapi total bunga membengkak. Cari keseimbangan yang sesuai kemampuanmu.

Negosiasi dengan bank

Untuk pinjaman besar (di atas Rp500 juta), kamu bisa mencoba negosiasi bunga, terutama jika kamu sudah menjadi nasabah lama atau memiliki penghasilan stabil.

Pertanyaan Umum tentang Bunga Pinjaman Bank

Berapa bunga pinjaman bank saat ini?

Bunga pinjaman bank di Indonesia bervariasi tergantung jenis kredit. Per awal 2026, SBDK untuk KPR berkisar 7,20-8,80%, kredit korporasi 7,90-9,00%, dan ritel 8,10-9,25%. Bunga akhir yang didapat nasabah biasanya 1-5% lebih tinggi dari SBDK karena ada premi risiko.

Bagaimana cara menghitung bunga pinjaman bank?

Ada 3 metode utama: bunga flat (dihitung dari pokok awal), bunga efektif (dihitung dari sisa pokok), dan bunga anuitas (cicilan tetap dengan komposisi berubah). Untuk pinjaman Rp60 juta dengan bunga 10% selama 3 tahun, total bunga flat sekitar Rp18 juta, sedangkan bunga anuitas hanya sekitar Rp9,6 juta.

Apa perbedaan bunga flat dan bunga efektif?

Bunga flat dihitung dari total pokok pinjaman awal sehingga cicilan tetap sama setiap bulan. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar sehingga bunga menurun setiap bulan. Total bunga efektif selalu lebih murah dibanding bunga flat untuk jumlah pinjaman dan tenor yang sama.

Berapa persen bunga pinjaman bank BRI?

SBDK Bank BRI per awal 2026: korporasi 8,05%, ritel 8,30%, KPR 7,25%, dan non-KPR 8,75%. Untuk KUR BRI, bunga bisa lebih rendah sekitar 6-8% efektif karena mendapat subsidi pemerintah.

Apakah bunga pinjaman bank bisa dinegosiasi?

Ya, dalam beberapa kasus. Untuk pinjaman besar (di atas Rp500 juta), nasabah lama dengan riwayat kredit baik, atau jika kamu menyediakan agunan bernilai tinggi, bank biasanya bersedia memberikan bunga lebih rendah dari penawaran standar.

Bagaimana memilih pinjaman dengan bunga terbaik?

Bandingkan SBDK dari minimal 3 bank, perhatikan jenis bunga yang diterapkan (flat, efektif, atau anuitas), hitung total biaya pinjaman termasuk biaya administrasi dan provisi, dan pastikan kamu meminta simulasi cicilan lengkap sebelum menandatangani perjanjian kredit.

Apa itu Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)?

SBDK adalah suku bunga terendah yang menjadi acuan bank dalam memberikan kredit. Dihitung dari 3 komponen: Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK), Biaya Overhead, dan Margin Keuntungan. SBDK dipublikasikan oleh OJK dan wajib ditampilkan oleh setiap bank. Bunga akhir nasabah biasanya lebih tinggi dari SBDK karena ada tambahan premi risiko.

Komentar

Hanya pengguna terdaftar yang dapat meninggalkan komentar.

Apakah Anda Stres Soal Uang?

Yuk, berlangganan Financer Stacks panduan keuangan mingguan yang membantu Anda menguasai dasar-dasar keuangan, meningkatkan pendapatan tambahan, dan menciptakan kehidupan di mana uang bekerja untuk Anda. Gratis!

Dengan mengirimkan formulir ini, Anda setuju untuk menerima email dari Financer dan menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat Ketentuan.