Crypto Exchange Terbaik di Indonesia 2026

Ditulis oleh Mentari Rahman

- 21 Mar 2026

Kami mematuhi

Mencari exchange crypto terbaik di Indonesia yang aman dan terdaftar resmi? Kami sudah membandingkan platform trading kripto yang diawasi OJK dan BAPP...

  • Bandingkan exchange crypto yang terdaftar resmi di OJK dan BAPPEBTI.
  • Lihat perbandingan biaya trading, fitur staking, dan jumlah aset kripto.
  • Temukan platform crypto exchange yang paling cocok untuk kebutuhan Anda.
0%

Temukan broker kripto Anda

Jenis produk kripto apa yang Anda cari?
Broker Crypto
Comparison Person

Sejak 2014, Financer telah membantu 34.839 orang membuat keputusan keuangan yang lebih baik.

Hasil Anda

Urutkan berdasarkan
Skor Financer

Filters

Filter

Produk
Broker Crypto
Status regulasi
Semua
Jenis bursa
Semua
Jenis trading
Jenis trading...
Fitur keamanan
Fitur keamanan...
Metode deposit
Metode deposit...
Ketersediaan
Ketersediaan...
Dukungan
Dukungan...

Broker Crypto

5.532 sebagian pelanggan memilih ini
Tahun pendirian2008
Fully RegulatedFully Regulated
Jenis bursaCentralised (CEX)
NFTTidak
Spot tradingYa
Biaya maker0%
Biaya penarikan0%
Skor Financer
96

Dicek oleh 32 orang

Broker Crypto

3.898 sebagian pelanggan memilih ini
Tahun pendirian2009
Fully RegulatedFully Regulated
NFTTidak
Spot tradingYa
Biaya maker0%
Biaya penarikan0%
Skor Financer
94

Dicek oleh 76 orang

Broker Crypto

813 sebagian pelanggan memilih ini
Tahun pendirian2002
Fully RegulatedFully Regulated
Jenis bursaCentralised (CEX)
NFTTidak
Spot tradingYa
Biaya maker0%
Biaya penarikan0%
Skor Financer
77

Dicek oleh 1 orang

Meskipun kami berusaha keras untuk menjaga data tetap terbaru, kami tidak dapat menjamin keakuratan lengkap secara harian

Crypto exchange adalah platform yang memungkinkan Anda membeli, menjual, dan menukar aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan ribuan koin lainnya.

Di Indonesia, exchange crypto wajib terdaftar di BAPPEBTI dan kini transisi pengawasannya beralih ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sesuai UU P2SK.

Di halaman ini, kami membandingkan exchange crypto terbaik yang tersedia untuk investor Indonesia, baik platform lokal maupun global. Gunakan tabel perbandingan di bawah untuk menemukan exchange yang cocok dengan kebutuhan Anda.

ExchangeJumlah CryptoBiaya TradingMinimal DepositRegulasiFitur StakingDompet Kripto
Bybit650+0,1%Tidak adaVARA Dubai, CySEC, AFSAYaYa
Indodax200+Maker 0,15% / Taker 0,25%Rp10.000BAPPEBTIYaYa
Tokocrypto400+Maker 0,1% / Taker 0,1%Rp10.000BAPPEBTIYaYa
Pintu320+BervariasiRp11.000OJKYa (Pintu Earn)Ya
Triv500+Beli 0,2% / Jual 0,4%Rp50.000BAPPEBTIYaYa
Reku100+0,15%Rp10.000BAPPEBTIYaYa
Binance600+Maker 0,1% / Taker 0,1%Tidak adaBermacam-macamYaYa
PrimeXBT30+0,05%$1FSATidakTidak

Pasar kripto di Indonesia terus berkembang pesat. Berdasarkan data BAPPEBTI, nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai ratusan triliun rupiah per tahun. Tidak heran semakin banyak orang mencari exchange crypto Indonesia terbaik untuk memulai investasi.

Dengan semakin banyaknya aplikasi trading crypto yang tersedia di Indonesia maupun dari luar negeri, memilih platform yang tepat menjadi kunci untuk berinvestasi kripto dengan aman dan nyaman.

Pada 2026, pengawasan aset kripto di Indonesia sedang bertransisi dari BAPPEBTI ke OJK sesuai amanat UU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan). Artinya, exchange yang beroperasi di Indonesia harus mematuhi regulasi yang semakin ketat untuk melindungi investor.

Apa Itu Crypto Exchange?

Crypto exchange adalah platform digital yang mempertemukan pembeli dan penjual aset kripto. Di platform ini, Anda bisa menukar rupiah (IDR) atau mata uang lainnya ke berbagai koin kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, dan ratusan aset digital lainnya.

Berbeda dengan broker crypto yang biasanya menawarkan perdagangan kripto melalui CFD (Contract for Difference), exchange crypto memungkinkan Anda membeli dan memiliki koin kripto secara langsung.

Ketika Anda membeli Bitcoin di exchange, Anda benar-benar memiliki Bitcoin tersebut dan bisa menyimpannya di dompet kripto Anda sendiri. Ini berbeda dengan trading CFD di mana Anda hanya berspekulasi terhadap harga tanpa memiliki asetnya.

Jenis Crypto Exchange

Exchange crypto terbagi dalam tiga jenis utama berdasarkan cara mereka memfasilitasi perdagangan. Memahami perbedaan ini penting sebelum Anda memilih platform.

  • Centralized Exchange (CEX)

  • Decentralized Exchange (DEX)

  • Hybrid Exchange

1. Centralized Exchange (CEX)

Centralized Exchange adalah jenis exchange crypto yang paling umum digunakan. Platform ini dikelola oleh perusahaan yang bertindak sebagai perantara antara pembeli dan penjual.

Contoh CEX populer di Indonesia: Indodax, Tokocrypto, Pintu, Reku, dan Triv.

CEX global seperti Bybit dan Binance juga banyak digunakan oleh trader Indonesia.

Kelebihan CEX:

  • Mudah digunakan, cocok untuk pemula yang baru mulai berinvestasi kripto

  • Likuiditas tinggi sehingga transaksi bisa dieksekusi dengan cepat

  • Fitur lengkap termasuk spot trading, futures, staking, dan earning

  • Dukungan deposit dan penarikan menggunakan rupiah (IDR) untuk exchange lokal

  • Layanan pelanggan yang responsif jika terjadi masalah

2. Decentralized Exchange (DEX)

Decentralized Exchange adalah platform perdagangan kripto yang beroperasi tanpa perantara pusat. Transaksi dilakukan langsung antar pengguna (peer-to-peer) melalui smart contract di blockchain.

Contoh DEX populer: Uniswap, PancakeSwap, dan SushiSwap.

DEX memberikan kontrol penuh atas aset Anda karena dana tetap di wallet pribadi selama proses perdagangan.

Kelebihan DEX:

  • Transparan karena semua transaksi tercatat di blockchain dan bisa diverifikasi

  • Tidak perlu KYC (verifikasi identitas) sehingga lebih privat

  • Kontrol penuh atas aset kripto Anda tanpa risiko exchange diretas

  • Akses ke ribuan token termasuk yang belum tersedia di CEX

3. Hybrid Exchange

Hybrid Exchange menggabungkan fitur terbaik dari CEX dan DEX. Platform ini menawarkan kecepatan dan kemudahan CEX dengan keamanan dan transparansi DEX.

Hybrid exchange masih tergolong baru, tetapi konsep ini semakin diminati oleh trader yang menginginkan keseimbangan antara kenyamanan dan keamanan.

Kelebihan Hybrid:

  • Kecepatan transaksi tinggi seperti CEX

  • Keamanan aset lebih baik karena pengguna tetap memegang kunci privat

  • Transparansi transaksi on-chain

  • Fitur trading yang lebih canggih

Berikut ringkasan perbandingan CEX, DEX, dan Hybrid Exchange:

FiturCEXDEXHybrid
Kemudahan PenggunaanTinggiRendahSedang
KeamananSedang (risiko hack)TinggiTinggi
KYC/VerifikasiWajibTidak PerluOpsional
LikuiditasTinggiRendah-SedangSedang-Tinggi
KecepatanSangat CepatTergantung jaringanCepat
Deposit IDRYa (exchange lokal)TidakTergantung
ContohIndodax, Binance, BybitUniswap, PancakeSwapNash, Qurrex

Cara Beli Kripto di Indonesia

Langkah-langkah membeli kripto:

Pilih Exchange Crypto

Bandingkan exchange crypto di tabel perbandingan kami di atas. Pertimbangkan biaya trading, jumlah aset yang tersedia, dan status regulasi. Untuk pemula, exchange lokal seperti Indodax atau Pintu bisa jadi pilihan yang baik.

Buat Akun dan Verifikasi Identitas (KYC)

Daftarkan email dan nomor telepon Anda, lalu selesaikan proses KYC dengan mengunggah foto KTP dan selfie. Proses verifikasi biasanya memakan waktu 1-24 jam tergantung exchange.

Deposit Dana

Transfer dana ke akun exchange Anda melalui transfer bank, e-wallet (QRIS, OVO, GoPay, DANA), atau virtual account. Minimal deposit bervariasi mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000 tergantung exchange.

Beli Kripto

Pilih kripto yang ingin dibeli (misalnya Bitcoin atau Ethereum), tentukan jumlah pembelian, lalu konfirmasi transaksi. Kripto yang dibeli akan masuk ke wallet exchange Anda.

Simpan dengan Aman

Untuk keamanan jangka panjang, pertimbangkan untuk memindahkan kripto ke dompet pribadi (hardware wallet atau software wallet). Jangan lupa aktifkan 2FA (Two-Factor Authentication) di akun exchange Anda.

Exchange Crypto Terbaik di Indonesia 2026

Berikut adalah rekomendasi exchange crypto terbaik yang bisa digunakan oleh investor Indonesia, baik platform lokal yang terdaftar di BAPPEBTI maupun exchange global dengan reputasi kuat.

1. Indodax

Indodax (Indonesia Digital Asset Exchange) adalah salah satu exchange kripto pertama dan terbesar di Indonesia. Berdiri sejak 2014, Indodax telah melayani jutaan pengguna dan menjadi platform pilihan utama untuk membeli kripto dengan rupiah.

Indodax menawarkan lebih dari 200 aset kripto yang bisa diperdagangkan, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan berbagai altcoin populer. Biaya maker 0,15% dan taker 0,25% tergolong kompetitif untuk exchange lokal.

Keunggulan Indodax adalah dukungan deposit IDR melalui berbagai bank lokal, likuiditas tinggi untuk pasangan IDR, serta status resmi terdaftar di BAPPEBTI.

2. Tokocrypto

Tokocrypto adalah exchange crypto yang didukung oleh Binance dan memiliki volume transaksi harian tertinggi di Indonesia. Platform ini menawarkan 400+ aset kripto dengan biaya trading yang sangat kompetitif (0,1% maker dan taker).

Dengan dukungan infrastruktur Binance, Tokocrypto menyediakan likuiditas yang sangat baik dan eksekusi order yang cepat. Tokocrypto terdaftar resmi di BAPPEBTI dan memiliki fitur TKO staking untuk mendapat reward.

3. Pintu

Pintu adalah exchange crypto lokal yang dirancang khusus untuk pemula. Dengan antarmuka yang simpel dan fitur Pintu Academy untuk edukasi, platform ini cocok bagi yang baru memulai investasi kripto.

Pintu menawarkan 320+ token, fitur Pintu Earn untuk mendapatkan bunga dari aset kripto, dan Auto DCA (Dollar Cost Averaging) untuk investasi rutin. Pintu juga menyediakan Pintu Pro untuk trader yang lebih berpengalaman dengan fitur leverage hingga 25x.

Pintu telah terdaftar di OJK dan termasuk exchange crypto pertama yang mendapat pengawasan dari regulator keuangan Indonesia.

4. Bybit

Bybit adalah exchange crypto global dengan lebih dari 650 aset kripto. Biaya trading hanya 0,1% untuk spot trading, menjadikannya salah satu yang termurah di pasar.

Bybit dikenal dengan fitur derivatives trading yang kuat, termasuk perpetual contracts dan options. Platform ini juga menawarkan fitur copy trading, launchpad, dan Bybit Earn.

Perlu diketahui bahwa Bybit bukan exchange lokal Indonesia, namun banyak digunakan oleh trader Indonesia karena fiturnya yang lengkap dan biaya yang rendah.

5. Reku

Reku (sebelumnya Rekeningku) adalah exchange crypto lokal yang menonjol dengan fitur Proof of Reserve, di mana Anda bisa memverifikasi bahwa exchange benar-benar menyimpan aset sesuai jumlah yang tertera.

Reku menawarkan biaya trading 0,15%, withdrawal instan, dan antarmuka yang mudah digunakan. Platform ini terdaftar di BAPPEBTI dan menjadi pilihan populer bagi investor yang mengutamakan transparansi.

Cara Memilih Exchange Crypto yang Tepat

Memilih exchange crypto tidak boleh sembarangan. Berikut faktor-faktor utama yang perlu Anda pertimbangkan:

Faktor penting dalam memilih exchange:

  • Regulasi dan legalitas - Pilih exchange yang terdaftar di BAPPEBTI atau diawasi OJK. Ini memberikan perlindungan hukum jika terjadi masalah.

  • Biaya trading - Bandingkan biaya maker dan taker. Selisih kecil bisa berdampak besar jika Anda sering bertransaksi.

  • Jumlah aset kripto - Pastikan exchange menyediakan koin yang ingin Anda beli. Exchange lokal biasanya menawarkan 100-400 aset, sementara exchange global bisa 600+.

  • Keamanan - Cari exchange dengan fitur 2FA, cold storage (penyimpanan offline), dan asuransi dana pengguna.

  • Kemudahan deposit/withdrawal - Exchange lokal biasanya mendukung transfer bank Indonesia dan e-wallet, sementara exchange global mungkin memerlukan deposit crypto atau kartu kredit.

  • Fitur tambahan - Staking, earning, copy trading, dan fitur edukasi bisa menjadi nilai tambah.

  • Likuiditas - Exchange dengan volume tinggi memastikan Anda bisa membeli dan menjual dengan harga yang sesuai.

Pajak dan Regulasi Kripto di Indonesia 2026

Per 2026, regulasi aset kripto di Indonesia mengalami perubahan penting. Pengawasan yang sebelumnya di bawah BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) kini bertransisi ke OJK sesuai UU P2SK.

Pajak kripto yang berlaku:

  • PPN (Pajak Pertambahan Nilai): 0,11% dari nilai transaksi
  • PPh (Pajak Penghasilan): 0,1% dari nilai transaksi

Pajak ini dipotong secara otomatis oleh exchange yang terdaftar resmi. Jika Anda menggunakan exchange luar negeri, kewajiban pelaporan pajak menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Saat ini, terdapat 34 platform yang telah mengantongi izin resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK). Anda bisa mengecek daftar exchange yang legal di situs resmi BAPPEBTI.

Untuk informasi lebih lengkap tentang exchange yang terdaftar, kunjungi halaman broker crypto BAPPEBTI kami.

Mata Uang Kripto Terpopuler 2026

Berikut adalah beberapa kripto yang paling banyak diperdagangkan di exchange Indonesia:

KriptoTickerKategoriKegunaan Utama
BitcoinBTCStore of ValueAset digital pertama, paling populer dan bernilai tinggi
EthereumETHSmart ContractPlatform smart contract terbesar, mendukung DeFi dan NFT
SolanaSOLSmart ContractBlockchain cepat dengan biaya transaksi rendah
XRPXRPPembayaranTransfer uang lintas negara yang cepat dan murah
BNBBNBExchange TokenToken native Binance, digunakan untuk diskon trading
CardanoADASmart ContractPlatform blockchain yang mengutamakan riset ilmiah
USDTUSDTStablecoinStablecoin yang nilainya dipatok ke dolar AS

Exchange Lokal vs Exchange Global

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah sebaiknya menggunakan exchange lokal atau global. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing.

Exchange Lokal (Indodax, Tokocrypto, Pintu, Reku, Triv):

  • Terdaftar resmi di BAPPEBTI/OJK
  • Mendukung deposit dan withdrawal IDR langsung
  • Pajak dipotong otomatis
  • Layanan pelanggan dalam bahasa Indonesia
  • Pilihan aset lebih terbatas (100-400 koin)

Exchange Global (Bybit, Binance, OKX):

  • Pilihan aset kripto lebih banyak (500-600+ koin)
  • Biaya trading cenderung lebih rendah
  • Fitur trading lebih canggih (futures, options, copy trading)
  • Likuiditas lebih tinggi
  • Tidak diawasi regulator Indonesia
  • Deposit IDR langsung tidak selalu tersedia

Untuk pemula yang baru mulai, exchange lokal biasanya menjadi pilihan yang lebih aman dan mudah. Trader berpengalaman yang membutuhkan fitur canggih dan biaya rendah sering beralih ke exchange global.

Tips Keamanan Trading Kripto

Keamanan adalah hal yang paling penting saat berinvestasi kripto. Berikut tips untuk melindungi aset digital Anda:

  • Aktifkan 2FA (Two-Factor Authentication) di semua akun exchange Anda. Gunakan aplikasi authenticator seperti Google Authenticator, bukan SMS.

  • Jangan pernah membagikan private key atau seed phrase dompet kripto Anda kepada siapa pun.

  • Untuk penyimpanan jangka panjang, gunakan hardware wallet seperti Ledger atau Trezor.

  • Waspadai penipuan (scam) yang menawarkan keuntungan tidak masuk akal. Baca panduan kami tentang investasi bodong untuk mengenali ciri-cirinya.

  • Gunakan password yang unik dan kuat untuk setiap akun exchange.

  • Hanya gunakan exchange yang terdaftar resmi dan memiliki track record yang baik.

Investasi Crypto: Peluang dan Risiko

Investasi kripto menawarkan potensi keuntungan yang besar, tetapi juga disertai risiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, penting untuk memahami kedua sisi ini.

Potensi Keuntungan:

  • Potensi return yang tinggi dalam waktu singkat. Bitcoin misalnya, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

  • Diversifikasi portofolio investasi di luar instrumen tradisional seperti saham dan obligasi.

  • Akses ke teknologi keuangan baru seperti DeFi (Decentralized Finance) dan NFT.

  • Pasar beroperasi 24/7, memberikan fleksibilitas waktu trading.

  • Beberapa exchange menawarkan fitur earning dan staking dengan imbal hasil yang menarik.

Risiko yang Perlu Diperhatikan:

  • Volatilitas tinggi. Harga kripto bisa turun 20-50% dalam hitungan hari.

  • Regulasi yang masih berkembang. Perubahan aturan bisa mempengaruhi nilai dan aksesibilitas kripto.

  • Risiko keamanan seperti peretasan exchange dan penipuan.

  • Tidak ada jaminan pemerintah seperti LPS pada deposito bank.

  • Potensi kehilangan seluruh investasi jika proyek kripto gagal.

Pertanyaan Umum tentang Crypto Exchange

Apa itu crypto exchange?

Crypto exchange adalah platform digital yang memungkinkan Anda membeli, menjual, dan menukar aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan ribuan koin lainnya. Exchange bertindak sebagai perantara yang mempertemukan pembeli dan penjual.

Ada tiga jenis utama: Centralized Exchange (CEX) yang dikelola perusahaan, Decentralized Exchange (DEX) yang berjalan di blockchain tanpa perantara, dan Hybrid Exchange yang menggabungkan keduanya.

Exchange kripto lokal Indonesia apa saja?

Beberapa exchange kripto lokal Indonesia yang terdaftar resmi di BAPPEBTI antara lain:

  • Indodax - Exchange tertua dan terbesar di Indonesia dengan 200+ aset kripto
  • Tokocrypto - Didukung Binance dengan 400+ aset kripto
  • Pintu - Exchange ramah pemula dengan 320+ token
  • Reku - Exchange dengan fitur Proof of Reserve
  • Triv - Exchange dengan 500+ aset kripto dan layanan e-wallet

Per 2026, terdapat 34 platform yang telah mengantongi izin resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK).

Apa exchange crypto terbesar di dunia?

Berdasarkan volume perdagangan harian, beberapa exchange crypto terbesar di dunia adalah Binance, Bybit, Coinbase, OKX, dan Kraken. Binance secara konsisten menduduki peringkat teratas dengan volume trading terbesar secara global.

Di Indonesia, exchange crypto terbesar berdasarkan volume perdagangan adalah Tokocrypto dan Indodax.

Bagaimana cara membuat akun di crypto exchange?

Untuk membuat akun di crypto exchange:

  1. Kunjungi website atau download aplikasi exchange pilihan Anda
  2. Daftarkan email dan nomor telepon
  3. Selesaikan proses KYC (Know Your Customer) dengan mengunggah foto KTP dan selfie
  4. Tunggu verifikasi (biasanya 1-24 jam)
  5. Setelah terverifikasi, deposit dana dan mulai trading

Pastikan Anda mengaktifkan 2FA (Two-Factor Authentication) untuk keamanan akun.

Berapa modal minimal untuk mulai investasi kripto?

Modal minimal untuk investasi kripto di Indonesia sangat terjangkau. Beberapa exchange lokal memungkinkan deposit mulai dari Rp10.000. Misalnya, Indodax dan Tokocrypto memiliki minimal deposit Rp10.000, sedangkan Pintu mulai dari Rp11.000.

Anda bisa membeli kripto dalam pecahan kecil (tidak harus membeli 1 Bitcoin utuh). Misalnya, dengan Rp50.000 Anda sudah bisa membeli sebagian kecil Bitcoin.

Apakah cryptocurrency legal di Indonesia?

Ya, cryptocurrency legal di Indonesia. Kripto ditetapkan sebagai komoditas atau aset digital yang bisa diperdagangkan sejak September 2018 oleh Kementerian Perdagangan.

Pada 2026, pengawasan aset kripto bertransisi dari BAPPEBTI ke OJK sesuai UU P2SK. Semua exchange yang beroperasi di Indonesia wajib memiliki izin sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK).

Perlu dicatat bahwa kripto di Indonesia diperlakukan sebagai aset investasi (komoditas), bukan sebagai alat pembayaran yang sah. Artinya, Anda tidak boleh menggunakan kripto untuk membayar barang dan jasa.

Berapa pajak trading kripto di Indonesia?

Pajak trading kripto di Indonesia terdiri dari dua komponen:

  • PPN (Pajak Pertambahan Nilai): 0,11% dari nilai transaksi
  • PPh (Pajak Penghasilan): 0,1% dari nilai transaksi

Pajak ini dipotong secara otomatis oleh exchange yang terdaftar resmi di BAPPEBTI. Jika Anda trading di exchange luar negeri, kewajiban pelaporan pajak menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Apakah kripto halal?

Status kehalalan kripto masih menjadi perdebatan di kalangan ulama Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui DSN-MUI belum mengeluarkan fatwa khusus tentang kripto.

Namun, beberapa ulama berpendapat bahwa kripto bisa dianggap halal selama digunakan untuk tujuan investasi yang sah dan tidak melibatkan unsur judi atau spekulasi berlebihan.

Pemerintah Indonesia sendiri telah melegalkan kripto sebagai komoditas perdagangan. Jika Anda ingin berinvestasi sesuai prinsip syariah, pertimbangkan untuk memilih aset kripto yang sesuai dan menggunakan exchange yang menyediakan fitur syariah.

Apa perbedaan CEX dan DEX?

CEX (Centralized Exchange) dikelola oleh perusahaan yang bertindak sebagai perantara. Contohnya Indodax, Binance, dan Bybit. CEX mudah digunakan, memiliki likuiditas tinggi, dan mendukung deposit IDR. Namun, Anda mempercayakan aset ke pihak ketiga.

DEX (Decentralized Exchange) beroperasi tanpa perantara melalui smart contract di blockchain. Contohnya Uniswap dan PancakeSwap. DEX lebih privat dan Anda memegang kendali penuh atas aset, tetapi lebih sulit digunakan dan tidak mendukung deposit IDR langsung.

Bagaimana cara memastikan exchange crypto aman?

Berikut cara memastikan exchange crypto yang Anda gunakan aman:

  • Cek apakah exchange terdaftar resmi di BAPPEBTI atau diawasi OJK
  • Pastikan exchange menggunakan cold storage untuk menyimpan sebagian besar aset pengguna
  • Aktifkan 2FA (Two-Factor Authentication) di akun Anda
  • Periksa apakah exchange memiliki asuransi dana pengguna atau Proof of Reserve
  • Baca review dan pengalaman pengguna lain
  • Hindari exchange yang menawarkan keuntungan tidak masuk akal

Sumber:

Apakah Anda Stres Soal Uang?

Yuk, berlangganan Financer Stacks panduan keuangan mingguan yang membantu Anda menguasai dasar-dasar keuangan, meningkatkan pendapatan tambahan, dan menciptakan kehidupan di mana uang bekerja untuk Anda. Gratis!

Dengan mengirimkan formulir ini, Anda setuju untuk menerima email dari Financer dan menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat Ketentuan.