Saham teknologi adalah saham perusahaan yang kegiatan usahanya berkaitan dengan produk, layanan, atau infrastruktur teknologi. Bagi investor Indonesia, pilihan ini mencakup model bisnis yang sangat berbeda, mulai dari ekosistem digital dan distribusi perangkat teknologi informasi hingga pusat data.
Jika Anda ingin membandingkan saham teknologi, lihat sumber pendapatan, kemampuan menghasilkan kas, kebutuhan modal, valuasi, dan likuiditas sahamnya. Jangan memilih hanya karena perusahaan memakai istilah digital atau teknologi dalam materi pemasarannya.
Untuk membeli saham tersebut, Anda perlu membuka rekening melalui Perusahaan Efek yang memiliki izin OJK. Panduan Cara Investasi Saham untuk Pemula dapat membantu Anda memahami proses dasarnya sebelum menempatkan dana.
Bursa Efek Indonesia menggunakan IDX Industrial Classification atau IDX-IC untuk mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan kegiatan usahanya. Dalam klasifikasi tersebut, sektor teknologi mencakup perusahaan yang menjual produk atau layanan teknologi, seperti layanan internet nonkonektivitas, konsultasi dan layanan teknologi informasi, perangkat lunak, serta peralatan jaringan, komputer, dan elektronik.
Cakupannya juga dapat meliputi produsen komponen dan semikonduktor. Klasifikasi resmi sebaiknya diperiksa melalui BEI dan laporan emiten karena sebutan teknologi dalam iklan tidak otomatis menunjukkan bahwa emiten masuk sektor teknologi IDX-IC.
Model bisnis di dalam kelompok ini tidak seragam. Perusahaan perangkat lunak dapat mengandalkan pendapatan berulang, sedangkan pusat data membutuhkan belanja modal besar untuk gedung, listrik, pendinginan, dan perangkat pendukung.


