Saham murah: cara menemukan nilai, bukan sekadar harga

6 menit bacaKami mematuhi

Saham murah bukan hanya saham dengan harga rendah. Pelajari cara menyaring valuasi, fundamental, likuiditas, dan risiko sebelum membeli.

Saham murah: harga rendah atau valuasi rendah?

Saham murah adalah saham yang diperdagangkan di bawah nilai wajarnya berdasarkan kinerja, aset, prospek, dan risiko bisnis, bukan sekadar saham dengan harga nominal rendah. Jika Anda ingin membeli saham murah, mulailah dari daftar pantauan yang disaring dengan data fundamental, lalu tentukan harga beli yang masuk akal. Jangan membeli hanya karena harganya ratusan rupiah per lembar.

Harga Rp200 belum tentu murah. Perusahaan itu bisa terus merugi, utangnya menumpuk, atau sering menerbitkan saham baru sehingga porsi kepemilikan investor lama terdilusi. Sebaliknya, saham seharga Rp5.000 dapat tergolong murah bila labanya sehat dan valuasinya lebih rendah daripada perusahaan sejenis.

Karena itu, artikel ini tidak memberi daftar kode saham yang cepat kedaluwarsa. Yang Anda dapatkan adalah cara membuat daftar saham murah sendiri dari data terkini. Jika masih baru, pahami lebih dulu cara investasi saham dan perbedaan antara harga, nilai, serta risiko.

Jawaban singkat

Cari perusahaan yang labanya positif, arus kasnya masuk akal, neracanya sehat, dan valuasinya lebih rendah daripada perusahaan satu sektor karena alasan yang dapat dijelaskan. Harga rendah tanpa kualitas bisnis hanyalah murah secara nominal, bukan otomatis murah secara valuasi.

Pilihan saham murah yang layak masuk daftar pantauan

Daftar pantauan sebaiknya berisi beberapa tipe kandidat, bukan satu kelompok saham berharga rendah. Anda dapat memulainya dari Stock Screener Bursa Efek Indonesia (BEI), kemudian membaca laporan keuangan dan keterbukaan informasi setiap emiten.

BEI menjelaskan bahwa price to earnings ratio atau PER membandingkan harga dengan laba per saham. Stock Screener BEI juga menampilkan PER, price to book value atau PBV, return on assets atau ROA, return on equity atau ROE, dan debt to equity ratio atau DER berdasarkan laporan keuangan terbaru perusahaan tercatat. Angka tersebut membantu penyaringan awal, tetapi bukan keputusan beli.

Empat kelompok kandidat untuk diteliti

  • Valuasi di bawah sektor dengan laba dan ekuitas positif. Saring emiten dengan PER atau PBV di bawah median perusahaan sejenis. Singkirkan perusahaan yang labanya negatif ketika memakai PER dan periksa apakah nilai ekuitasnya benar-benar berkualitas.

  • Perusahaan berkualitas setelah penurunan sementara. Cari bisnis yang tetap menghasilkan laba dan arus kas, tetapi harga sahamnya turun karena sentimen atau masalah sementara. Pastikan penyebab penurunan tidak merusak daya saing jangka panjang.

  • Kandidat dividen dan nilai. Perusahaan matang dengan arus kas stabil dapat menarik bila valuasinya masuk akal dan dividennya ditopang laba. Periksa riwayat serta agenda di jadwal dividen, tetapi jangan menganggap dividen masa lalu pasti berulang.

  • Perusahaan siklikal dengan laba yang dinormalisasi. Pada sektor komoditas atau siklikal, bandingkan valuasi memakai laba rata-rata satu siklus. PER yang sangat rendah saat harga komoditas berada di puncak justru bisa memberi kesan murah yang menyesatkan.

Bukan rekomendasi saham

Kelompok di atas adalah metode menyusun daftar pantauan, bukan rekomendasi untuk membeli emiten tertentu. Data, harga, dan kondisi perusahaan dapat berubah. Cocokkan setiap kandidat dengan tujuan, jangka waktu, kemampuan menanggung kerugian, dan hasil riset Anda sendiri.

Cara menilai apakah saham benar-benar murah

Valuasi perlu dibaca sebagai satu rangkaian. PER menunjukkan berapa kali harga saham dibandingkan laba per saham. PER rendah dapat menarik jika laba berulang dan prospek bertahan, tetapi tidak berguna saat perusahaan merugi dan dapat tampak terlalu rendah ketika laba sedang berada di puncak siklus.

PBV membandingkan harga dengan nilai buku per saham. Rasio ini sering membantu untuk bisnis berbasis aset, tetapi nilai buku belum tentu sama dengan nilai ekonomis. Aset yang sulit dijual, piutang bermasalah, atau penurunan nilai dapat membuat PBV rendah terlihat lebih menarik daripada kenyataannya.

ROE menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari ekuitas. Baca bersama DER agar ROE tinggi akibat utang besar tidak disalahartikan sebagai kualitas. Struktur utang yang wajar berbeda menurut sektor, jadi bandingkan bank dengan bank dan perusahaan konstruksi dengan perusahaan sejenis, bukan lintas industri tanpa penyesuaian.

Laba juga perlu didukung arus kas operasi. Jika laba terus naik tetapi kas operasi lemah, teliti perubahan piutang, persediaan, transaksi dengan pihak berelasi, dan pos nonkas. Periksa pertumbuhan pendapatan, margin, kebutuhan belanja modal, tata kelola, serta riwayat aksi korporasi.

Analisis fundamental menjawab apakah bisnis dan valuasinya masuk akal. Analisis harga dapat membantu merencanakan waktu masuk dan mengelola risiko. Pelajari batas keduanya dalam panduan analisis teknikal dan fundamental dan pahami berbagai istilah saham untuk pemula sebelum memakai rasio.

Contoh perhitungan sederhana

Misalkan saham PT Contoh diperdagangkan pada Rp1.000, laba per sahamnya Rp100, dan nilai buku per sahamnya Rp500. PER-nya adalah 10 kali dan PBV-nya 2 kali. Jika median perusahaan sejenis memiliki PER 15 kali, angka 10 kali membuat PT Contoh terlihat lebih murah dari sisi laba.

Namun, diskon itu baru berarti setelah Anda menemukan penyebabnya. Misalkan ROE perusahaan 20%, DER 0,6 kali, kas operasi positif, dan laba tumbuh stabil tanpa keuntungan satu kali. Kombinasi tersebut layak diteliti lebih jauh. Jika ternyata pelanggan utamanya akan pergi atau laba melonjak karena penjualan aset, PER 10 kali belum tentu murah.

Buat setidaknya tiga skenario: konservatif, dasar, dan optimistis. Gunakan asumsi laba yang masuk akal, lalu hitung rentang nilai wajar. Selisih antara harga pasar dan estimasi konservatif menjadi margin of safety. Ini tetap estimasi, bukan kepastian.

Biaya broker yang tinggi bisa menggerus keuntungan Anda.

Hemat hingga jutaan rupiah dengan memilih broker saham terbaik di Financer. Nikmati masa pensiun dengan sejahtera

Bandingkan broker saham terbaik sekarang

Cara menyaring saham murah di Indonesia

Penyaringan yang baik bergerak dari data luas menuju pemeriksaan rinci. Jangan berhenti pada tabel rasio. Buka laporan keuangan, laporan tahunan, paparan publik, dan keterbukaan informasi di kanal resmi BEI atau emiten untuk memahami angka di balik hasil screener.

Langkah praktis membuat daftar pantauan

Gunakan proses yang sama untuk setiap kandidat agar keputusan tidak bergantung pada perasaan sesaat.

  1. Tentukan pagar awal

Pilih sektor yang Anda pahami. Saring perusahaan dengan laba dan ekuitas positif, lalu tetapkan batas awal untuk PER, PBV, ROE, DER, ukuran perusahaan, dan likuiditas. Pagar ini hanya mengurangi jumlah kandidat.

  1. Bandingkan dalam sektor yang sama

Bandingkan rasio kandidat dengan beberapa perusahaan sejenis dan riwayatnya sendiri. Cari alasan mengapa pasar memberi diskon. Perbedaan model bisnis, kualitas aset, pertumbuhan, dan risiko dapat membuat rasio yang tampak serupa memiliki makna berbeda.

  1. Baca laporan dan keterbukaan informasi

Periksa kualitas laba, arus kas, jatuh tempo utang, transaksi pihak berelasi, auditor, aksi korporasi, serta risiko hukum. Pastikan laba rendah atau tinggi tidak terutama berasal dari pos satu kali.

  1. Periksa likuiditas transaksi

Lihat nilai dan frekuensi transaksi, bukan hanya harga per lembar. Saham yang jarang diperdagangkan dapat memiliki selisih harga beli dan jual yang lebar sehingga sulit dilepas pada harga yang Anda inginkan.

  1. Tulis tesis dan batas keputusan

Catat alasan saham dianggap murah, pemicu yang dapat membuka nilainya, risiko yang membatalkan tesis, kisaran nilai wajar, harga masuk, dan batas ukuran posisi. Perbarui catatan setelah laporan atau peristiwa material baru.

Jangan mengejar angka layar

Pergerakan harga saham tidak selalu langsung mengikuti nilai fundamental. Saham murah dapat menjadi lebih murah, sedangkan saham mahal dapat terus naik. Tesis tertulis membantu Anda membedakan perubahan harga biasa dari perubahan kondisi bisnis.

Hal praktis sebelum membeli

Buka rekening melalui perusahaan efek yang berizin dan awasi legalitasnya di FIND Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pelajari juga apa itu broker saham dan cara memilih broker saham sesuai kebutuhan. Rekening Dana Nasabah atau RDN memisahkan dana transaksi milik nasabah dari dana operasional perusahaan efek.

Di pasar reguler dan pasar tunai BEI, satu satuan perdagangan atau 1 lot berisi 100 saham. Jadi, saham berharga Rp1.000 per lembar membutuhkan nilai transaksi dasar Rp100.000 untuk satu lot, sebelum biaya broker dan pajak. Lihat contoh lengkap dalam panduan 1 lot saham berapa lembar.

Biaya beli dan jual bergantung pada perusahaan efek. Untuk penjualan saham di bursa, Direktorat Jenderal Pajak menjelaskan adanya PPh final sebesar 0,1% dari nilai bruto penjualan saham. Perhitungkan biaya dan pajak karena strategi dengan transaksi terlalu sering dapat menggerus hasil.

Penyelesaian transaksi pasar reguler menggunakan siklus T+2 menurut Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), artinya penyelesaian dilakukan dua hari bursa setelah tanggal transaksi. Pahami jadwal ini agar ketersediaan dana dan efek tidak mengejutkan Anda.

Jika keputusan investasi perlu mengikuti prinsip agama, baca pembahasan hukum trading saham dalam Islam dan periksa status efek pada sumber resmi yang relevan. Jangan menyamakan saham berharga rendah dengan saham yang otomatis sesuai prinsip syariah.

Risiko saham murah dan jebakan nilai

Jebakan nilai terjadi ketika saham terlihat murah berdasarkan rasio historis, tetapi nilai bisnisnya terus turun. Penyebabnya bisa berupa permintaan yang melemah permanen, teknologi yang membuat produk usang, utang yang sulit dilunasi, masalah tata kelola, atau keunggulan bersaing yang hilang.

Likuiditas rendah menambah risiko. Harga yang tampak stabil bisa terjadi karena sedikit transaksi, bukan karena bisnis aman. Saat banyak investor ingin menjual, antrean beli dapat tipis dan harga turun tajam.

PER juga tidak dapat dipakai untuk perusahaan dengan laba negatif. Mengganti perhatian ke PBV pun tidak menyelesaikan masalah bila ekuitas tertekan atau kualitas aset buruk. Dalam kondisi seperti ini, utamakan kelangsungan usaha, kebutuhan pendanaan, arus kas, dan kemungkinan dilusi.

Right issue atau penerbitan saham baru dapat memperkuat modal bila dananya digunakan dengan baik, tetapi juga dapat mengurangi persentase kepemilikan investor yang tidak berpartisipasi. Teliti tujuan penggunaan dana, harga pelaksanaan, pihak pengendali, dan rekam jejak alokasi modal.

Terakhir, hindari konsentrasi berlebihan pada satu emiten atau satu sektor hanya karena semua terlihat murah. Diversifikasi tidak menghapus kerugian, tetapi dapat mengurangi dampak kegagalan satu tesis. Ukuran posisi harus mencerminkan kemungkinan bahwa analisis Anda salah.

Tanda yang perlu diperiksa lebih dalam

  • Laba meningkat, tetapi arus kas operasi berulang kali negatif.

  • Utang jangka pendek besar sementara kas dan akses pendanaan terbatas.

  • Transaksi pihak berelasi material atau keterbukaan informasi sulit dipahami.

  • Sering menerbitkan saham baru tanpa perbaikan hasil yang jelas.

  • Volume transaksi tipis dan selisih harga beli serta jual lebar.

  • Valuasi rendah hanya karena laba satu kali atau puncak siklus.

  • Tesis beli bergantung pada rumor, grup percakapan, atau target harga tanpa dasar.

Pertanyaan umum tentang saham murah

Apa yang dimaksud dengan saham murah?

Saham murah adalah saham yang harganya berada di bawah estimasi nilai wajarnya setelah mempertimbangkan laba, aset, arus kas, pertumbuhan, tata kelola, dan risiko. Harga nominal rendah saja tidak cukup.

Apakah saham seharga Rp50 pasti murah?

Tidak. Harga Rp50 hanya menunjukkan harga per lembar. Perusahaan dapat tetap mahal secara valuasi atau berisiko tinggi bila merugi, ekuitasnya lemah, utangnya berat, atau likuiditas sahamnya rendah.

Berapa modal minimum untuk membeli saham murah?

Modal dasar untuk satu lot adalah harga per saham dikalikan 100 lembar, lalu ditambah biaya transaksi. Contohnya, satu lot saham seharga Rp500 bernilai Rp50.000 sebelum biaya broker.

Apakah PER di bawah rata-rata sektor berarti saham layak dibeli?

Tidak. PER rendah hanya menjadi petunjuk awal. Periksa apakah labanya positif dan berulang, arus kasnya sehat, utangnya terkendali, prospeknya wajar, dan diskon valuasinya tidak berasal dari masalah permanen.

Di mana saya bisa menyaring saham murah dan memeriksa broker?

Gunakan Stock Screener BEI untuk penyaringan awal dan baca laporan emiten di kanal resmi. Periksa izin perusahaan efek melalui FIND OJK sebelum membuka rekening atau mentransfer dana.

Financer Talks

Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.

Lihat semua
Min 10 karakter

Jadilah yang pertama mengajukan pertanyaan tentang topik ini.

Komentar

Anda akan diminta masuk saat memposting

Bandingkan broker saham

10 opsi

Pialang teregulasi dan tepercaya

Bandingkan broker

Bandingkan broker saham

10 opsi

Pialang teregulasi dan tepercaya

Bandingkan broker
Butuh bantuan?