5 Saham Energi Surya yang Layak Dipantau

6 menit bacaKami mematuhi

Lima saham global dengan eksposur nyata ke energi surya, lengkap dengan bukti bisnis terbaru, risiko khusus, dan panduan akses dari Indonesia.

Rekomendasi Saham Energi Surya

Lima saham energi surya yang layak dipantau adalah First Solar, Enphase Energy, Nextpower, JinkoSolar, dan Canadian Solar. Daftar ini mencakup produsen modul, penyedia mikroinverter, pembuat sistem pelacak, bisnis penyimpanan energi, serta pengembang proyek tenaga surya.

Kelima saham tersebut tercatat di bursa Amerika Serikat dan diperdagangkan dalam USD. Tidak ada yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, jadi investor Indonesia perlu memahami jenis instrumen, biaya konversi mata uang, pajak, dan perlindungan hukum sebelum membeli.

Artikel ini bukan daftar saham yang pasti naik. Gunakan angka keuangan terbaru sebagai titik awal, lalu periksa valuasi dan laporan emiten sebelum mengambil keputusan. Jika baru mulai, baca juga panduan cara investasi saham dan penjelasan tentang harga saham.

Cara Kami Memilih Saham Energi Surya

Kami memilih perusahaan yang memiliki paparan langsung dan dapat dijelaskan terhadap industri energi surya. Pendapatannya harus berasal dari modul, mikroinverter, baterai, sistem pelacak, perlengkapan kelistrikan, perangkat lunak, atau proyek pembangkit tenaga surya.

Kami juga memeriksa bukti primer terbaru dari laporan perusahaan. Angka penjualan, pengiriman, backlog, margin, kerugian, dan utang digunakan untuk menunjukkan kondisi bisnis saat ini, bukan untuk menjanjikan hasil investasi.

Daftar ini sengaja memuat model bisnis yang berbeda. Tujuannya agar Anda dapat membandingkan sumber pendapatan dan risiko setiap emiten. Likuiditas perdagangan di bursa Amerika Serikat dan kemungkinan akses bagi investor Indonesia turut dipertimbangkan, tetapi ketersediaan pada setiap platform investasi tetap harus diperiksa sendiri.

1. First Solar

Kode saham: FSLR di Nasdaq.

Paparan bisnis: First Solar membuat modul surya thin-film untuk proyek pembangkit skala utilitas. Paparannya lebih terfokus pada proyek besar dibandingkan perusahaan yang mengandalkan pemasangan panel di atap rumah.

Bukti terbaru: Dalam laporan kuartal kedua 2026, First Solar melaporkan penjualan bersih US$1,056 miliar untuk kuartal tersebut dan US$2,100 miliar untuk enam bulan pertama 2026. Perusahaan sebelumnya mencatat backlog 47,9 GW pada kuartal pertama. Backlog membantu melihat permintaan yang telah dikontrak, tetapi belum sama dengan pendapatan yang sudah diterima.

Risiko khusus saham: Hasil First Solar dipengaruhi kebijakan industri Amerika Serikat, termasuk insentif manufaktur Section 45X. Perubahan peraturan, keterlambatan pembangunan pabrik, atau masalah saat menaikkan kapasitas produksi dapat mengubah biaya dan jadwal pengiriman. Ketergantungan pada proyek utilitas juga membuat waktu pengakuan pendapatan dapat bergerak antarperiode.

Akses dari Indonesia: FSLR merupakan saham biasa berdenominasi USD, bukan saham BEI. Pastikan penyedia Anda memberikan kepemilikan atau hak kustodian yang jelas. Jangan menganggap kontrak derivatif atau eksposur pecahan sebagai saham yang identik tanpa membaca keterbukaan produknya.

2. Enphase Energy

Kode saham: ENPH di Nasdaq.

Paparan bisnis: Enphase menjual mikroinverter, baterai, dan teknologi pengelolaan energi. Mikroinverter mengubah listrik dari masing-masing panel surya agar dapat digunakan oleh rumah atau dialirkan ke jaringan. Model ini memberi Enphase paparan besar terhadap pasar tenaga surya residensial.

Bukti terbaru: Menurut hasil kuartal kedua 2026, pendapatan Enphase mencapai US$291,9 juta. Perusahaan mengirim sekitar 1,59 juta mikroinverter dengan kapasitas 725,2 MW DC serta baterai sebesar 113,8 MWh. Angka pengiriman menunjukkan aktivitas bisnis aktual, tetapi investor tetap perlu memeriksa tren harga jual dan margin.

Risiko khusus saham: Permintaan panel rumah dapat melemah akibat biaya pembiayaan, perubahan insentif, tarif impor, atau kebijakan ekspor. Margin satu kuartal juga dapat terlihat lebih baik atau lebih buruk karena pengembalian dana dan pos sementara. ENPH sering dinilai sebagai saham pertumbuhan, sehingga penurunan proyeksi pendapatan dapat memicu perubahan harga yang tajam.

Akses dari Indonesia: ENPH adalah saham biasa dalam USD dan tidak tercatat di BEI. Periksa apakah broker saham yang Anda gunakan benar-benar menyediakan akses Nasdaq, bagaimana aset disimpan, dan apakah pembelian pecahan memberi hak ekonomi yang sama dengan kepemilikan saham penuh.

Biaya broker yang tinggi bisa menggerus keuntungan Anda.

Hemat hingga jutaan rupiah dengan memilih broker saham terbaik di Financer. Nikmati masa pensiun dengan sejahtera

Bandingkan broker saham terbaik sekarang

3. Nextpower

Kode saham: NXT di Nasdaq. Perusahaan ini sebelumnya bernama Nextracker.

Paparan bisnis: Nextpower memasok sistem pelacak yang mengarahkan panel mengikuti posisi matahari, fondasi, perlengkapan kelistrikan atau eBOS, robotika, dan perangkat lunak. Karena produk tersebut dipakai pada proyek besar, NXT menawarkan paparan pada pembangunan pembangkit tenaga surya tanpa menjadi produsen sel surya utama.

Bukti terbaru: Dalam hasil tahun fiskal 2026, perusahaan mencatat pendapatan US$3,56 miliar dan backlog lebih dari US$5,25 miliar. Total pengiriman sistem pelacak secara kumulatif telah melampaui 160 GW. Backlog memberi gambaran tentang pekerjaan mendatang, tetapi nilai tersebut masih dapat dipengaruhi jadwal proyek dan pelaksanaan kontrak.

Risiko khusus saham: Perluasan dari sistem pelacak ke fondasi, robotika, dan eBOS membuat perusahaan memiliki sumber pendapatan yang lebih luas, sekaligus menambah risiko integrasi akuisisi. Pelaksanaan proyek berskala besar, konsentrasi pelanggan, tekanan biaya, dan penundaan pembangunan dapat memengaruhi hasil. Investor juga perlu menilai apakah pertumbuhan baru menguatkan bisnis inti atau justru membuat operasinya lebih rumit.

Akses dari Indonesia: NXT merupakan saham biasa berdenominasi USD. Cari nama baru Nextpower dan kode NXT agar tidak tertukar dengan instrumen lain. Periksa struktur kustodian, biaya transaksi, konversi rupiah, dan dokumen produk sebelum membeli.

4. JinkoSolar

Kode saham: JKS di New York Stock Exchange dalam bentuk American Depositary Shares atau ADS. Satu ADS JKS mewakili empat saham biasa JinkoSolar.

Paparan bisnis: JinkoSolar memproduksi modul surya dan menawarkan solusi penyimpanan energi. Skala pengirimannya membuat saham ini memberi paparan langsung terhadap permintaan panel global, tetapi juga terhadap persaingan harga pada industri manufaktur surya.

Bukti terbaru: Berdasarkan hasil kuartal pertama 2026, total pengiriman mencapai 13,679 GW dan pendapatan sebesar RMB12,25 miliar. Margin kotor tercatat 8,3%, sedangkan kerugian yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham mencapai RMB463,5 juta. Perusahaan juga melaporkan utang RMB47,27 miliar.

Risiko khusus saham: Kelebihan kapasitas industri dapat menekan harga jual dan margin modul. Besarnya utang, kerugian selisih kurs, kebutuhan modal, serta persaingan produsen menjadi risiko penting. Volume pengiriman yang tinggi tidak otomatis menghasilkan laba jika harga produk turun lebih cepat daripada biaya.

Akses dari Indonesia: JKS bukan saham biasa yang diperdagangkan langsung di BEI. Instrumen yang dibeli di NYSE adalah ADS berdenominasi USD. Investor perlu memahami rasio ADS, biaya terkait depositary receipt bila berlaku, penyimpanan oleh kustodian, dan risiko pasar asal.

5. Canadian Solar

Kode saham: CSIQ di Nasdaq.

Paparan bisnis: Canadian Solar menjual modul dan sistem penyimpanan energi. Melalui Recurrent Energy, perusahaan juga mengembangkan dan memiliki proyek energi. Kombinasi manufaktur serta proyek memberi sumber pendapatan yang berbeda, tetapi membuat laporan keuangannya lebih kompleks dibandingkan produsen modul murni.

Bukti terbaru: Dalam hasil kuartal pertama 2026, perusahaan melaporkan pengiriman modul 2,5 GW dan penyimpanan energi 2,1 GWh. Pendapatan mencapai US$1,1 miliar dengan margin kotor 25,1%. Canadian Solar masih membukukan kerugian yang dapat diatribusikan sebesar US$32 juta dan memiliki utang sekitar US$6,8 miliar.

Risiko khusus saham: Utang yang besar dapat membatasi fleksibilitas saat biaya pendanaan meningkat. Hasil kuartalan juga bergantung pada waktu penjualan proyek Recurrent Energy, sehingga pendapatan dan laba dapat berubah tajam antarperiode. Bisnis modul tetap menghadapi tekanan harga dan persaingan global.

Akses dari Indonesia: CSIQ adalah saham Nasdaq dalam USD, bukan saham BEI. Pastikan aplikasi yang digunakan menawarkan saham dasarnya, bukan hanya derivatif berbasis harga CSIQ. Baca juga perbedaan instrumen melalui panduan istilah saham sebelum melakukan transaksi.

Perbandingan 5 Saham Energi Surya

Tabel berikut merangkum paparan utama, bukti operasional terbaru, dan risiko yang paling menonjol. Angka dari periode pelaporan yang berbeda tidak cocok dibandingkan sebagai peringkat kinerja, tetapi berguna untuk memahami skala dan kondisi masing-masing bisnis.

SahamPaparan utamaBukti primer terbaruRisiko utama
FSLRModul thin-film skala utilitasPenjualan bersih Q2 2026 US$1,056 miliarKebijakan AS dan peningkatan kapasitas pabrik
ENPHMikroinverter, baterai, pengelolaan energiPendapatan Q2 2026 US$291,9 jutaPermintaan residensial, insentif, dan tarif
NXTPelacak, fondasi, eBOS, robotika, perangkat lunakPendapatan FY2026 US$3,56 miliarIntegrasi akuisisi dan pelaksanaan proyek
JKS ADSModul dan penyimpanan energiPengiriman Q1 2026 sebesar 13,679 GWHarga modul, utang, kerugian, dan kurs
CSIQModul, penyimpanan, dan proyekPendapatan Q1 2026 US$1,1 miliarUtang dan waktu penjualan proyek

Cara Menilai Saham Energi Surya

Mulailah dari sumber pendapatan. Produsen modul sensitif terhadap harga jual dan kelebihan kapasitas, sedangkan pemasok komponen lebih dipengaruhi volume proyek dan belanja pelanggan. Pengembang proyek memiliki risiko tambahan pada perizinan, pembiayaan, konstruksi, dan waktu penjualan aset.

Bandingkan pertumbuhan pendapatan dengan margin, arus kas, utang, dan kebutuhan belanja modal. Pengiriman yang naik belum tentu menguntungkan jika harga turun atau biaya membesar. Untuk emiten dengan backlog, periksa kapan pesanan diperkirakan berubah menjadi pendapatan serta ketentuan yang memungkinkan proyek ditunda atau dibatalkan.

Valuasi juga penting. Harga saham dapat terlalu optimistis walaupun bisnisnya tumbuh, atau terlihat murah karena pasar memperkirakan laba akan turun. Bandingkan hasil riset Anda dengan sektor lain seperti saham teknologi dan jangan memilih hanya berdasarkan narasi energi bersih.

Cara Membeli dari Indonesia, Pajak, dan Risiko Mata Uang

Kelima instrumen dalam daftar ini diperdagangkan di Amerika Serikat dan menggunakan USD. Tidak ada yang tercatat di BEI. Akses dapat diberikan sebagai saham langsung melalui kustodian, kepemilikan pecahan yang dicatat penyedia, atau derivatif yang hanya mengikuti harga aset dasar.

Perbedaan itu menentukan hak investor, perlindungan aset, biaya, dan risiko pihak lawan. Periksa izin penyedia serta dokumen keterbukaan produk. OJK telah menerbitkan ketentuan mengenai derivatif keuangan dengan aset dasar berupa efek, jadi label saham pada aplikasi tidak boleh menjadi satu-satunya dasar penilaian.

Investor Indonesia juga menghadapi perubahan USD terhadap rupiah dan biaya konversi. Saham dapat naik dalam USD, tetapi hasil dalam rupiah tetap dipengaruhi kurs dan spread penukaran. Mulailah dengan dana yang sesuai kemampuan dan gunakan panduan investasi untuk pemula untuk menyusun alokasi.

Penghasilan luar negeri pada umumnya tetap perlu dilaporkan oleh wajib pajak dalam negeri. Kredit pajak luar negeri memiliki batas dan syarat, sedangkan pungutan yang berlaku untuk penjualan saham di BEI tidak boleh otomatis diterapkan pada saham luar negeri. Gunakan penjelasan Direktorat Jenderal Pajak tentang penghasilan luar negeri dan kredit pajak sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan status pajak Anda.

Risiko Tema dan Risiko Saham

Saham energi surya dapat tertekan oleh perubahan subsidi, tarif perdagangan, suku bunga proyek, harga bahan baku, kelebihan kapasitas, penundaan instalasi, dan persaingan teknologi.

Risiko tiap saham juga berbeda. FSLR sensitif terhadap kebijakan manufaktur AS, ENPH terhadap pasar residensial, NXT terhadap pelaksanaan proyek dan integrasi, JKS terhadap margin serta utang, dan CSIQ terhadap utang serta waktu penjualan proyek. Diversifikasi melalui ETF dapat mengurangi konsentrasi pada satu emiten, tetapi ETF tetap memiliki biaya, risiko pasar, dan komposisi yang perlu diperiksa. Saham surya juga bukan pengganti otomatis untuk strategi saham dividen.

Pertanyaan Umum tentang Saham Energi Surya

Apakah ada saham energi surya yang tercatat di BEI?

Tidak. Lima saham dalam daftar ini tidak tercatat di BEI dan diperdagangkan di bursa Amerika Serikat dalam USD. Periksa apakah penyedia memberi akses ke saham dasar, kepemilikan pecahan, atau derivatif.

Apakah saham energi surya cocok untuk pemula?

Ya, tetapi hanya jika pemula memahami volatilitas, laporan keuangan, jenis instrumen, dan risiko mata uangnya. Mulai dengan alokasi terbatas dan hindari membeli hanya karena tema energi terbarukan terlihat menarik.

Apakah membeli ETF sama dengan membeli saham energi surya?

Tidak. ETF memiliki sekumpulan aset sesuai indeks atau kebijakan pengelolanya, sedangkan saham memberi paparan pada satu perusahaan. Periksa komposisi ETF karena tidak semua dananya berfokus pada produsen tenaga surya.

Apakah keuntungan saham Amerika Serikat dikenai pajak di Indonesia?

Ya, penghasilan luar negeri pada umumnya perlu dilaporkan oleh wajib pajak dalam negeri Indonesia. Perlakuan akhirnya bergantung pada jenis penghasilan, pajak yang telah dipotong di luar negeri, batas kredit pajak, dan status pajak investor.

Financer Talks

Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.

Lihat semua
Min 10 karakter

Jadilah yang pertama mengajukan pertanyaan tentang topik ini.

Bandingkan broker saham

10 opsi

Pialang teregulasi dan tepercaya

Bandingkan broker

Bandingkan broker saham

10 opsi

Pialang teregulasi dan tepercaya

Bandingkan broker
Butuh bantuan?