Reku vs Indodax: Mana yang lebih baik?

7 menit bacaKami mematuhi
  • Bandingkan biaya, aset, fitur, dan UX aplikasi.
  • Cek legalitas OJK/CFX, keamanan, dan pajak kripto.
  • Pilih exchange yang cocok untuk pemula atau trader aktif.

Adu langsung

Perusahaan

786 sebagian pelanggan memilih ini
Biaya maker0.1%
Biaya penarikan0.1%
Biaya penarikanBiaya blockchain bervariasi; withdraw rupiah Rp6.500 flat
Jumlah mata uang kripto150
Jenis bursaCentralised (CEX)
Fully RegulatedFully Regulated
Perusahaan yang direkomendasikanYa
Skor Financer
Harga100
Dukungan80
Ketentuan100
Pengalaman75

Harga, komisi & biaya

Biaya maker0.1%
Biaya penarikan0.1%
Biaya penarikanBiaya blockchain bervariasi; withdraw rupiah Rp6.500 flat
Limit penarikan harianRp500.000.000/hari
Deposit kriptoYa
Deposit bankYa
Deposit kartuTidak
Deposit PayPalTidak
Metode deposit lainnyaE-Wallet

Fitur

Jenis bursaCentralised (CEX)
Perdagangan spotYa
Margin tradingYa
FuturesYa
OpsiTidak
Order pasarYa
Limit orderYa
Stop lossYa
Take profitYa
Order OCOYa
Leverage25
Opsi stakingYa
PinjamanTidak
NFTTidak
Tersedia di webYa
Tersedia di iOSYa
Tersedia di AndroidYa
Tersedia di desktopTidak
Tersedia via APIYa

Pilihan investasi

Jumlah mata uang kripto150
Jaringan: BitcoinYa
Jaringan: EthereumYa
Jaringan: BinanceYa
Jaringan: SolanaYa
Jaringan lain yang didukungYa

Keamanan & dukungan

Tahun pendirian2018
Fully RegulatedFully Regulated
Autentikasi dua faktorYa
Penyimpanan dinginTidak
Cakupan asuransiTidak
Alamat yang masuk daftar putihTidak
Dukungan 24 jamYa
Obrolan langsungYa
Dukungan emailYa
Dukungan teleponTidak
Forum komunitasYa
Bahasa yang didukungBahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Kolom tambahan

Perusahaan yang direkomendasikanYa
Selengkapnya tentang perusahaan ini

Perusahaan

926 sebagian pelanggan memilih ini
Biaya maker0.1%
Biaya penarikan0.2%
Biaya penarikanBervariasi tergantung jaringan yang dipilih
Jumlah mata uang kripto510
Jenis bursaCentralised (CEX)
Fully RegulatedFully Regulated
Perusahaan yang direkomendasikanTidak
Skor Financer
Harga80
Dukungan80
Ketentuan100
Pengalaman63

Harga, komisi & biaya

Biaya maker0.1%
Biaya penarikan0.2%
Biaya penarikanBervariasi tergantung jaringan yang dipilih
Limit penarikan harian1000000000
Deposit kriptoYa
Deposit bankYa
Deposit kartuTidak
Deposit PayPalTidak
Metode deposit lainnyaQRIS dan E-wallet

Fitur

Jenis bursaCentralised (CEX)
Perdagangan spotYa
Margin tradingTidak
FuturesTidak
OpsiTidak
Order pasarYa
Limit orderYa
Stop lossYa
Take profitYa
Order OCOTidak
Leverage0
Opsi stakingYa
PinjamanTidak
NFTTidak
Tersedia di webYa
Tersedia di iOSYa
Tersedia di AndroidYa
Tersedia di desktopTidak
Tersedia via APIYa

Pilihan investasi

Jumlah mata uang kripto510
Jaringan: BitcoinYa
Jaringan: EthereumYa
Jaringan: BinanceYa
Jaringan: SolanaYa
Jaringan lain yang didukungYa

Keamanan & dukungan

Tahun pendirian2014
Fully RegulatedFully Regulated
Autentikasi dua faktorYa
Penyimpanan dinginYa
Cakupan asuransiTidak
Alamat yang masuk daftar putihYa
Dukungan 24 jamYa
Obrolan langsungYa
Dukungan emailYa
Dukungan teleponYa
Forum komunitasYa
Bahasa yang didukungBahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Kolom tambahan

Perusahaan yang direkomendasikanTidak
Selengkapnya tentang perusahaan ini

Perbandingan lengkap

 RekuIndodax
Harga, komisi & biaya
Biaya maker0.1%0.1%
Biaya penarikan0.1%0.2%
Biaya penarikanBiaya blockchain bervariasi; withdraw rupiah Rp6.500 flatBervariasi tergantung jaringan yang dipilih
Limit penarikan harianRp500.000.000/hari1000000000
Deposit kriptoYaYa
Deposit bankYaYa
Deposit kartuTidakTidak
Deposit PayPalTidakTidak
Metode deposit lainnyaE-WalletQRIS dan E-wallet
Fitur
Jenis bursaCentralised (CEX)Centralised (CEX)
Perdagangan spotYaYa
Margin tradingYaTidak
FuturesYaTidak
OpsiTidakTidak
Order pasarYaYa
Limit orderYaYa
Stop lossYaYa
Take profitYaYa
Order OCOYaTidak
Leverage250
Opsi stakingYaYa
PinjamanTidakTidak
NFTTidakTidak
Tersedia di webYaYa
Tersedia di iOSYaYa
Tersedia di AndroidYaYa
Tersedia di desktopTidakTidak
Tersedia via APIYaYa
Pilihan investasi
Jumlah mata uang kripto150510
Jaringan: BitcoinYaYa
Jaringan: EthereumYaYa
Jaringan: BinanceYaYa
Jaringan: SolanaYaYa
Jaringan lain yang didukungYaYa
Keamanan & dukungan
Tahun pendirian20182014
Fully RegulatedFully RegulatedFully Regulated
Autentikasi dua faktorYaYa
Penyimpanan dinginTidakYa
Cakupan asuransiTidakTidak
Alamat yang masuk daftar putihTidakYa
Dukungan 24 jamYaYa
Obrolan langsungYaYa
Dukungan emailYaYa
Dukungan teleponTidakYa
Forum komunitasYaYa
Bahasa yang didukungBahasa Indonesia dan Bahasa InggrisBahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
Kolom tambahan
Perusahaan yang direkomendasikanYaTidak

Reku vs Indodax adalah perbandingan antara exchange crypto lokal yang sama-sama legal di Indonesia, tetapi punya karakter yang berbeda. Reku terasa lebih modern, ringan, dan cocok untuk pengguna yang ingin membeli kripto bersama akses saham AS dalam satu aplikasi. Indodax lebih mapan sebagai bursa kripto lama dengan katalog koin yang besar dan pengalaman trading yang lebih lengkap.

Jika Anda sedang membandingkan reku vs indodax, jangan hanya melihat biaya trading. Perhatikan juga legalitas OJK, cara deposit Rupiah, pilihan aset, pengalaman aplikasi, keamanan akun, pajak kripto, dan apakah Anda lebih nyaman memakai tampilan sederhana atau order book yang lebih detail.

Untuk melihat pilihan platform lain di luar dua nama ini, Anda bisa mulai dari panduan exchange crypto terbaik di Indonesia. Halaman ini fokus pada Reku dan Indodax agar Anda bisa memilih dengan lebih praktis.

Kesimpulan cepat

Reku lebih cocok jika Anda menginginkan aplikasi investasi yang modern, biaya kripto rendah, fitur Reku Packs, staking, futures, dan akses saham AS atau ETF dari satu akun.

Indodax lebih cocok jika Anda ingin exchange crypto yang sudah berjalan sejak 2014, punya 500+ koin, akses website dan aplikasi, serta pengalaman bursa yang lebih lengkap untuk trader aktif.

Catatan transparansi: Financer dapat menerima kompensasi dari mitra tertentu, termasuk Reku. Analisis ini tetap membahas kelebihan dan kekurangan Reku maupun Indodax secara seimbang.

Reku vs Indodax: mana yang lebih baik?

Jawaban singkatnya: Reku lebih baik untuk pemula modern yang ingin pengalaman simpel dan fitur investasi tambahan, sedangkan Indodax lebih baik untuk pengguna yang ingin bursa kripto mapan dengan pilihan koin lebih banyak.

Sebagian pembaca juga mencarinya sebagai indodax vs reku, tetapi inti pertanyaannya sama: platform mana yang paling cocok untuk cara Anda membeli dan mengelola aset kripto.

Reku cocok jika tujuan Anda adalah membeli kripto secara rutin, mencoba fitur investasi terkurasi, atau mengelola kripto dan saham AS dalam satu aplikasi. Tampilan aplikasinya terasa lebih ringan, dan Mode Lightning bisa membantu pengguna baru membeli aset tanpa harus memahami order book sejak awal.

Indodax cocok jika Anda ingin pasar yang terasa lebih dekat dengan bursa kripto tradisional. Anda bisa memakai Lite untuk transaksi sederhana, lalu masuk ke Pro saat sudah memahami limit order, market order, biaya maker, biaya taker, dan perbedaan market IDR serta USDT.

Jadi, reku atau indodax bukan soal satu platform menang untuk semua orang. Pilihan terbaik bergantung pada kebiasaan Anda: investasi berkala, trading aktif, mencari banyak altcoin, atau butuh akses investasi tambahan.

Pilih berdasarkan kebutuhan Anda

  • Pilih Reku jika Anda ingin aplikasi yang sederhana, biaya kripto rendah, dan fitur seperti Reku Packs, staking, futures, serta saham AS.

  • Pilih Reku jika Anda pemula yang ingin mulai dari pengalaman transaksi cepat tanpa terlalu banyak menu trading lanjutan.

  • Pilih Indodax jika Anda ingin exchange yang sudah lama beroperasi, punya 500+ koin, dan bisa diakses lewat website maupun aplikasi.

  • Pilih Indodax jika Anda ingin belajar memakai order book, market IDR, market USDT, mode Lite, dan mode Pro secara bertahap.

  • Hindari memakai dana darurat di keduanya. Aset kripto sangat fluktuatif dan tidak dijamin LPS seperti simpanan bank.

Sekilas Reku dan Indodax

Reku sebelumnya dikenal sebagai Rekeningku. Platform ini dikembangkan oleh PT Rekeningku Dotcom Indonesia dan memosisikan diri sebagai aplikasi investasi aset digital. Selain kripto, Reku juga menawarkan akses ke saham AS dan ETF, sehingga karakternya lebih luas daripada exchange kripto murni.

Di sisi kripto, Reku menonjolkan Mode Lightning untuk transaksi cepat, Mode Pro untuk pengguna yang ingin fitur trading lebih lengkap, staking, futures, serta Reku Packs untuk paket investasi terkurasi. Anda bisa membaca profil terpisahnya di review Reku.

Indodax adalah salah satu nama paling lama di pasar kripto Indonesia. Platform ini berdiri sejak 2014 dan dikenal sebagai bursa kripto lokal dengan market Rupiah, mode Lite dan Pro, aplikasi mobile, website, serta katalog 500+ koin menurut situs resminya.

Jika ingin melihat detail layanan, biaya, dan kekurangannya secara terpisah, buka review Indodax. Halaman ini membandingkan keduanya secara langsung, bukan menggantikan ulasan masing-masing brand.

Legalitas OJK, CFX, dan Bappebti

Legalitas adalah bagian pertama yang perlu Anda cek sebelum memilih exchange crypto. Sejak POJK Nomor 27 Tahun 2024 berlaku pada 10 Januari 2025, pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, berada di bawah OJK sesuai mandat UU P2SK.

Dalam whitelist OJK, Reku tercatat sebagai PT Rekeningku Dotcom Indonesia dengan tanda berizin S-17/D.07/2025 tertanggal 1 Februari 2025. Indodax tercatat sebagai PT Indodax Nasional Indonesia dengan tanda berizin S-18/D.07/2025 tertanggal 1 Februari 2025.

Artinya, dari sisi status lokal, keduanya berada di jalur resmi. Keduanya juga muncul dalam ekosistem CFX, bursa aset keuangan digital yang diawasi OJK.

Untuk memahami konteks transisi dari Bappebti ke OJK, Anda juga bisa membaca panduan BAPPEBTI dan daftar broker crypto BAPPEBTI dan OJK. Nama Bappebti masih sering digunakan pembaca, tetapi rujukan izin terbaru kini berada di OJK.

Catatan regulasi

Gunakan hanya aplikasi, domain, dan kanal resmi. Banyak penipuan kripto memakai nama brand besar, tautan palsu, atau janji keuntungan tetap. Cek whitelist OJK, aktifkan 2FA, dan jangan mengirim aset ke alamat wallet yang belum Anda pahami.

Perbandingan biaya trading dan pajak

Biaya Reku dan Indodax terlihat mirip di beberapa sisi, tetapi cara membacanya berbeda. Reku memisahkan Mode Lightning dan Pro Mode. Di halaman biaya resminya, Pro Mode Reku mencantumkan biaya beli 0,1% + 0% PPN + 0,0111% CFX. Untuk jual, biayanya 0,1% + 0,21% pajak + 0,0111% CFX.

Mode Lightning Reku mencantumkan biaya trading gratis, tetapi transaksi tetap bisa terkena komponen pajak atau CFX. Untuk beli, halaman Reku menampilkan gratis + 0% PPN + 0,0111% CFX. Untuk jual, gratis + 0,21% pajak + 0,0111% CFX.

Indodax memakai struktur IDR Market dan USDT Market di Pro Mode. Dari halaman biaya resminya, IDR Market untuk beli memiliki all-in fee 0,1111% sebagai maker dan 0,2111% sebagai taker. Untuk jual, all-in fee menjadi 0,3211% maker dan 0,4211% taker.

USDT Market Indodax mencantumkan all-in fee 0,2622% untuk maker dan 0,2922% untuk taker, baik beli maupun jual. Indodax Lite memiliki minimum transaksi Rp10.000, sedangkan Pro membutuhkan minimum order Rp25.000.

Kesimpulannya, Reku bisa terasa lebih murah untuk transaksi sederhana di Mode Lightning. Indodax bisa lebih cocok jika Anda memang ingin memakai order book, memilih maker atau taker, dan memahami biaya tiap market sebelum mengeksekusi order.

Jumlah koin dan produk investasi

Perbedaan terbesar berikutnya ada pada pilihan produk. Indodax menonjolkan diri sebagai exchange crypto dengan 500+ koin. Ini menarik jika Anda mencari banyak altcoin, ingin memantau market IDR, atau ingin membandingkan harga aset yang mungkin belum tersedia di aplikasi yang lebih sederhana.

Reku tidak hanya bermain di kripto. Platform ini juga menawarkan saham AS dan ETF, sehingga lebih cocok jika Anda ingin satu aplikasi untuk beberapa jenis aset. Untuk pengguna yang ingin diversifikasi dari Bitcoin atau Ethereum ke saham global, ini bisa menjadi nilai tambah yang nyata.

Namun, jumlah aset bukan satu-satunya ukuran kualitas. Terlalu banyak koin justru bisa membuat pemula mudah tergoda membeli aset yang tidak dipahami. Lebih baik mulai dari aset besar, cek likuiditas, baca risiko, lalu naik ke aset lain setelah Anda mengerti cara kerja market.

Jika Anda masih membangun pengetahuan dasar, panduan jenis mata uang kripto bisa membantu sebelum memilih koin di Reku atau Indodax.

Aplikasi, website, dan pengalaman pengguna

Reku terasa lebih modern untuk pengguna yang ingin pengalaman aplikasi yang rapi. Mode Lightning cocok untuk transaksi cepat karena Anda tidak perlu langsung membaca order book. Mode Pro tetap tersedia jika Anda ingin tampilan yang lebih lengkap, tetapi kesan utamanya tetap sederhana.

Fitur seperti Reku Packs juga membantu pengguna yang belum ingin memilih koin satu per satu. Ini bukan berarti risikonya hilang, tetapi prosesnya lebih mudah dipahami dibanding memilih altcoin dari daftar yang sangat panjang.

Indodax terasa lebih seperti bursa kripto yang sudah matang. Anda bisa memakai aplikasi, website, Lite, Pro, market IDR, market USDT, dan memantau order book. Untuk trader aktif, fleksibilitas ini berguna. Untuk pemula, menu yang lebih banyak bisa terasa ramai di awal.

Jika Anda hanya ingin beli kripto pertama dengan nominal kecil, Reku kemungkinan terasa lebih ringan. Jika Anda ingin belajar struktur pasar dan membaca bid, ask, spread, serta volume, Indodax memberi ruang belajar yang lebih luas.

Keamanan dan penyimpanan aset

Reku dan Indodax sama-sama menekankan keamanan, tetapi pengguna tetap harus bertanggung jawab atas keamanan akun sendiri. Aktifkan autentikasi dua faktor, gunakan email khusus, buat password unik, dan jangan menyimpan kode OTP di perangkat yang mudah diakses orang lain.

Reku menyebut penggunaan kustodian aset seperti Fireblocks dan menyatakan aset pengguna tidak dipinjamkan, dijadikan jaminan, atau diputar ke pihak ketiga. Ini penting untuk pengguna yang khawatir dengan praktik pengelolaan dana di platform kripto.

Indodax menonjolkan status berizin dan diawasi OJK, CFX, serta KOMDIGI. Situsnya juga menampilkan sertifikasi seperti ISO 9001 dan ISO 27001. Namun, pengguna tetap perlu mengingat bahwa exchange terpusat bukan wallet pribadi. Jika Anda menyimpan aset besar dalam jangka panjang, pahami juga opsi wallet pribadi dan risiko kehilangan private key.

Keamanan terbaik biasanya datang dari kombinasi: platform legal, kebiasaan akun yang disiplin, dan keputusan investasi yang tidak terburu-buru.

Reku vs Indodax untuk pemula

Untuk pemula, Reku biasanya lebih mudah dipahami karena jalurnya sederhana. Anda bisa daftar, verifikasi, deposit, lalu membeli aset melalui mode yang tidak terlalu teknis. Jika tujuan Anda investasi berkala dengan nominal kecil, pendekatan seperti ini mengurangi tekanan saat pertama kali mencoba kripto.

Indodax tetap bisa dipakai pemula, terutama lewat Lite. Kelebihannya, Anda bisa berkembang ke Pro ketika sudah siap. Anda tidak perlu pindah platform hanya karena ingin belajar order book atau mencoba limit order.

Namun, pemula sering keliru menganggap aplikasi yang mudah berarti risikonya kecil. Itu tidak benar. Harga kripto bisa turun tajam, spread bisa berubah, pajak tetap perlu diperhitungkan, dan penarikan aset ke wallet eksternal membutuhkan perhatian ekstra.

Mulailah dari nominal yang Anda siap kehilangan, bukan dari dana untuk cicilan, biaya sekolah, dana darurat, atau kebutuhan bulanan. Konten ini bersifat edukasi, bukan nasihat investasi personal.

Fitur unik: Reku Packs, saham AS, Earn, dan staking

Reku punya keunggulan pada fitur investasi tambahan. Reku Packs membantu pengguna membeli paket aset terkurasi. Akses saham AS dan ETF juga membuat Reku menarik bagi pengguna yang ingin melihat investasi global dari satu aplikasi, bukan hanya kripto.

Reku juga menampilkan staking, futures, dan transaksi kripto dengan dua mode. Fitur ini memberi ruang bagi pengguna yang berkembang dari pembeli kripto pertama menjadi investor atau trader yang lebih aktif.

Indodax lebih kuat sebagai bursa kripto lokal yang berpengalaman. Fitur seperti Lite, Pro, market IDR, market USDT, OTC, layanan 24/7, dan program edukasi Indodax Academy membuatnya cocok untuk pengguna yang ingin berada di ekosistem kripto yang lebih fokus.

Untuk fitur penghasilan seperti staking atau Earn, selalu baca detail risikonya. Imbal hasil bukan tabungan. Nilai aset bisa turun lebih besar daripada reward yang diterima, dan ketentuan platform dapat berubah.

Alternatif selain Reku dan Indodax

Jika setelah membaca perbandingan reku dan indodax Anda merasa keduanya belum pas, beberapa alternatif populer di Indonesia adalah Pintu, Triv, Tokocrypto, Pluang, dan Ajaib Kripto. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan Anda.

Pintu biasanya menarik untuk pemula yang ingin tampilan sederhana. Triv kuat di transaksi cepat dan multi-aset. Tokocrypto sering dipertimbangkan pengguna yang mencari ekosistem luas dan koneksi global. Pluang dan Ajaib bisa menarik jika Anda ingin menggabungkan beberapa produk investasi.

Tetap gunakan prinsip yang sama: cek whitelist OJK, baca biaya final, pahami spread, cek metode deposit dan penarikan, lalu uji dengan nominal kecil sebelum menaruh dana lebih besar.

Jangan memilih platform hanya karena promosi, bonus referral, atau rekomendasi dari grup. Di kripto, keputusan yang terlalu cepat biasanya lebih mahal daripada biaya trading itu sendiri.

Cara memilih antara Reku dan Indodax

Gunakan langkah sederhana ini sebelum membuka akun atau memindahkan dana ke salah satu platform.

Tentukan tujuan utama

Jika tujuan Anda investasi rutin dan mudah, Reku lebih menarik. Jika tujuan Anda belajar trading aktif dan membaca market, Indodax lebih kuat.

Cek biaya sesuai gaya transaksi

Bandingkan biaya beli, jual, maker, taker, CFX, pajak, biaya deposit, dan biaya penarikan. Jangan hanya melihat angka promosi 0%.

Uji dengan nominal kecil

Coba deposit, beli aset kecil, jual sebagian, lalu tarik Rupiah. Dari sini Anda bisa merasakan aplikasi, kecepatan, dan biaya nyata.

Amankan akun sejak awal

Aktifkan 2FA, gunakan password unik, cek domain resmi, dan jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun.

Evaluasi setelah beberapa transaksi

Jika Anda sering butuh fitur lanjutan, Indodax mungkin lebih nyaman. Jika Anda ingin pengalaman lebih ringkas dan multi-aset, Reku bisa lebih pas.

Kesimpulan: Reku atau Indodax?

Pilih Reku jika Anda mengutamakan aplikasi modern, biaya kripto rendah, fitur investasi tambahan, dan pengalaman yang lebih ringan untuk pemula. Reku juga lebih menarik jika Anda ingin menggabungkan kripto dengan saham AS atau ETF dalam satu aplikasi.

Pilih Indodax jika Anda mengutamakan exchange crypto yang mapan, katalog koin besar, akses website dan aplikasi, serta fitur trading yang lebih lengkap untuk belajar market. Indodax juga lebih cocok jika Anda ingin banyak pilihan koin dan pengalaman bursa yang lebih tradisional.

Untuk mayoritas pemula, Reku terasa lebih mudah sebagai pintu masuk. Untuk pengguna yang ingin bertumbuh menjadi trader lebih aktif, Indodax memberi lebih banyak ruang eksplorasi.

Apa pun pilihannya, gunakan platform legal, mulai dari nominal kecil, catat transaksi untuk pajak, dan jangan memperlakukan kripto seperti tabungan aman.

Pertanyaan yang sering diajukan

Lebih bagus Reku atau Indodax?

Reku lebih bagus untuk pengguna yang ingin aplikasi modern, biaya rendah, dan fitur investasi tambahan. Indodax lebih bagus untuk pengguna yang ingin exchange mapan, pilihan koin lebih banyak, dan pengalaman trading yang lebih lengkap.

Apakah Reku dan Indodax legal di Indonesia?

Ya. Dalam whitelist OJK, Reku tercatat sebagai PT Rekeningku Dotcom Indonesia dengan tanda berizin S-17/D.07/2025, sedangkan Indodax tercatat sebagai PT Indodax Nasional Indonesia dengan tanda berizin S-18/D.07/2025.

Mana yang lebih murah, Reku atau Indodax?

Reku bisa lebih murah untuk transaksi sederhana di Mode Lightning karena biaya tradingnya gratis, tetapi tetap ada komponen pajak atau CFX. Indodax memiliki biaya berbeda untuk IDR Market dan USDT Market, serta membedakan maker dan taker.

Apakah Reku cocok untuk pemula?

Ya. Reku cocok untuk pemula yang ingin membeli kripto lewat aplikasi yang sederhana. Namun, pemula tetap harus memahami risiko harga, pajak, spread, dan keamanan akun sebelum menaruh dana besar.

Apakah Indodax cocok untuk trading aktif?

Indodax lebih cocok untuk trading aktif dibanding aplikasi yang hanya fokus pada transaksi instan, karena menyediakan mode Pro, order book, market IDR, market USDT, dan pilihan koin yang lebih luas.

Apakah aset di Reku atau Indodax dijamin pemerintah?

Tidak. Aset kripto bukan simpanan bank dan tidak dijamin LPS. Legalitas OJK membantu dari sisi pengawasan platform, tetapi risiko harga, likuiditas, dan keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab pengguna.

Financer Talks

Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.

Lihat semua
Min 10 karakter

Jadilah yang pertama mengajukan pertanyaan tentang topik ini.

Bandingkan bursa kripto

mulai dari 0% biaya maker

12 opsi

Hanya bursa tepercaya

Bandingkan bursa
Butuh bantuan?