Trader harian berpengalaman biasanya merekomendasikan beberapa strategi trading saham harian yang bisa Anda pelajari dan terapkan.
1. Breakout
Breakout adalah strategi yang memanfaatkan momen ketika harga saham menembus level support atau resistance yang sudah terbentuk.
Misalnya, harga saham beberapa minggu terakhir bergerak di rentang Rp1.000-1.100, lalu tiba-tiba menembus Rp1.100 dengan volume besar. Ini bisa menjadi sinyal breakout naik yang layak dimanfaatkan.
Kuncinya adalah memastikan breakout didukung oleh volume perdagangan yang tinggi, bukan sekadar lonjakan sesaat.
2. Scalping
Scalping adalah strategi menjual saham segera setelah harga bergerak sedikit ke arah yang menguntungkan. Trader meraih keuntungan kecil tapi sering, biasanya dari selisih harga bid dan ask (spread).
Strategi ini membutuhkan eksekusi cepat dan saham dengan likuiditas sangat tinggi. Cocok untuk trader yang sudah terbiasa dengan kecepatan pasar.
3. Trend Following
Trend Following adalah strategi paling cocok untuk pemula. Prinsipnya sederhana: beli saat harga dalam tren naik (uptrend), jual saat tren mulai patah.
Gunakan indikator Exponential Moving Average (EMA) untuk menentukan tren. Jika harga saham berada di atas garis EMA, artinya tren sedang naik. Sebaliknya, jika harga di bawah EMA, tren sedang turun.
4. Support dan Resistance
Strategi ini memanfaatkan area harga di mana saham cenderung memantul (support) atau tertahan (resistance).
Beli di dekat area support saat harga mulai memantul naik, dan jual di dekat resistance saat harga menunjukkan tanda-tanda melemah. Kombinasikan dengan indikator Stochastic Oscillator: di bawah 20 artinya oversold (potensi naik), di atas 80 artinya overbought (potensi turun).
5. Momentum
Strategi momentum mengandalkan berita dan informasi yang sedang populer, seperti laporan keuangan perusahaan atau pengumuman kebijakan ekonomi.
Trader menggunakan tren berita ini untuk memprediksi pergerakan naik atau turunnya saham. Untuk menerapkan strategi ini, diperlukan riset yang mendalam dan kemampuan membaca sentimen pasar.
6. Fading
Fading adalah strategi menjual saham yang harganya sudah naik tajam, dengan asumsi bahwa kenaikan tersebut sudah berlebihan (overbought).
Strategi ini membutuhkan keberanian dan pemahaman yang baik tentang level overbought. Tidak disarankan untuk pemula karena risikonya cukup tinggi.
7. Daily Pivots
Daily Pivots menggunakan perhitungan titik pivot harian sebagai acuan level support dan resistance. Trader memasang pesanan beli pada harga terendah harian dan menjualnya pada harga tertinggi.
Strategi ini cocok untuk saham dengan volatilitas tinggi yang memiliki range harga besar dalam sehari.