Simulasi KPR

Pakai simulasi KPR untuk menghitung angsuran rumah per bulan, total bunga, dan total biaya. Bandingkan tenor dan bunga sebelum mengajukan ke bank.

Simulasi KPR: Hitung Angsuran Sebelum Mengajukan

Simulasi KPR ini membantu Anda menghitung perkiraan cicilan rumah per bulan dalam hitungan detik. Masukkan harga rumah, uang muka, suku bunga, dan jangka waktu, lalu kalkulator KPR menampilkan angsuran bulanan, total bunga, dan total yang Anda bayar sampai lunas. Pakai untuk membandingkan beberapa skenario dulu, sebelum Anda datang ke bank.

Masukkan harga rumah

Isi harga properti yang ingin Anda beli, misalnya Rp500.000.000.

Tentukan uang muka (DP)

Isi DP dalam rupiah atau persen. Sisanya menjadi pokok pinjaman Anda.

Isi suku bunga

Masukkan bunga per tahun, misalnya 9%. Kalau bank memberi bunga fixed lalu floating, mulai dengan bunga fixed-nya dulu.

Pilih tenor

Tentukan lama cicilan, misalnya 15 tahun. Tenor lebih panjang membuat cicilan ringan, tapi total bunga naik.

Lihat hasilnya

Kalkulator menampilkan angsuran per bulan, total bunga, dan total pembayaran. Ubah angkanya untuk membandingkan skenario.

Cara Hitung Angsuran KPR

Kebanyakan KPR memakai metode anuitas: cicilan per bulan tetap sama, tapi porsi bunga besar di awal dan porsi pokok membesar menjelang akhir. Rumusnya:

Angsuran = Pokok × b × (1+b)^n ÷ ((1+b)^n − 1)

dengan b = bunga per bulan (bunga tahunan dibagi 12) dan n = jumlah bulan.

Contoh: Anda beli rumah Rp500.000.000 dengan DP 20% (Rp100.000.000), jadi pokok pinjaman Rp400.000.000. Bunga 9% per tahun (0,75% per bulan) dan tenor 15 tahun (180 bulan).

Hasilnya, angsuran sekitar Rp4.057.000 per bulan. Sampai lunas, total yang Anda bayar sekitar Rp730.300.000, jadi bunga yang ditanggung sekitar Rp330.300.000. Memperpendek tenor jadi 10 tahun memang menaikkan cicilan, tapi memangkas total bunga cukup banyak.

Biaya yang Perlu Disiapkan Selain Cicilan

  • Uang muka (DP): bagian harga rumah yang Anda bayar di awal.

  • Provisi dan administrasi: dipungut bank saat akad, persentasenya beda tiap bank.

  • Appraisal, notaris, dan akta: untuk menilai properti dan mengurus dokumen.

  • Asuransi jiwa dan kebakaran: umumnya wajib selama masa kredit.

  • Pajak pembelian dan balik nama: besarnya berbeda tiap daerah.

  • Biaya-biaya ini tidak masuk ke kalkulator, jadi siapkan dana lebih dan minta rinciannya ke bank sebelum tanda tangan.

Anuitas atau Flat?

Ada dua cara umum menghitung bunga KPR. Dengan bunga anuitas, cicilan per bulan tetap sama, tapi porsi bunga lebih besar di awal lalu menyusut menjelang akhir. Kebanyakan bank di Indonesia memakai metode ini. Dengan bunga flat, bunga dihitung dari pokok awal sepanjang masa kredit, sehingga cicilannya rata tapi total bunganya sering lebih mahal. Kalkulator ini memakai metode anuitas, yang paling umum untuk KPR rumah.

Tips Sebelum Ambil KPR

  • Jaga cicilan maksimal sekitar sepertiga dari penghasilan bulanan supaya arus kas tetap aman.

  • Bandingkan bunga fixed dan floating. Bunga promo yang rendah bisa naik setelah periode fixed berakhir.

  • Perbesar DP kalau bisa. Pokok yang lebih kecil membuat cicilan dan total bunga ikut turun.

  • Cek apakah ada penalti pelunasan dipercepat kalau Anda berencana melunasi lebih awal.

  • Coba beberapa tenor sekaligus untuk melihat selisih cicilan dan total bunga.

Hasil simulasi ini hanya perkiraan. Angka sebenarnya bergantung pada kebijakan bank, jenis bunga (fixed atau floating), serta biaya tambahan yang berlaku. Untuk angsuran resmi, mintalah penawaran langsung dari bank pilihan Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu simulasi KPR?

Simulasi KPR adalah cara cepat menghitung perkiraan cicilan rumah sebelum Anda mengajukan ke bank. Anda cukup memasukkan harga rumah, uang muka, bunga, dan tenor, lalu kalkulator menampilkan angsuran per bulan beserta total bunganya. Hasilnya berguna untuk mengukur kemampuan bayar dan membandingkan beberapa pilihan.

Berapa uang muka (DP) minimal untuk KPR?

DP minimal berbeda tiap bank dan tergantung jenis rumah, umumnya berkisar 10-20% dari harga properti. Kebijakannya bisa berubah mengikuti aturan yang berlaku, jadi sebaiknya konfirmasi langsung ke bank. DP yang lebih besar membuat pokok pinjaman lebih kecil, sehingga cicilan dan total bunga ikut turun.

Apa beda bunga fixed dan floating?

Bunga fixed besarnya tetap selama periode tertentu, misalnya 1-3 tahun pertama, sehingga cicilan Anda stabil. Setelah periode itu, bunga biasanya berubah jadi floating yang mengikuti suku bunga pasar, dan cicilan bisa naik atau turun. Saat memakai simulasi, cek juga perkiraan cicilan dengan bunga floating supaya tidak kaget setelah masa promo habis.

Lebih baik tenor panjang atau pendek?

Tenor panjang membuat cicilan per bulan terasa ringan, tapi total bunga yang Anda bayar jadi lebih besar. Tenor pendek sebaliknya: cicilan lebih berat, tapi rumah lebih cepat lunas dan bunga lebih hemat. Pilih tenor yang cicilannya masih nyaman untuk arus kas bulanan Anda.

Apa itu KPR syariah?

KPR syariah memakai akad seperti murabahah, yaitu bank membeli rumah lalu menjualnya kepada Anda dengan margin keuntungan yang disepakati di awal. Karena marginnya tetap, cicilan tidak terpengaruh naik turunnya bunga pasar. Skema dan syaratnya berbeda dari KPR konvensional, jadi bandingkan dulu dengan bank yang menawarkannya.

Bandingkan pemberi pinjaman terbaik

mulai dari 1.75% APR

2 opsi

Gratis · Tanpa kewajiban

Lihat tarif saya

Bandingkan pemberi pinjaman terbaik

mulai dari 1.75% APR

2 opsi

Gratis · Tanpa kewajiban

Lihat tarif saya
Butuh bantuan?