Kalkulator Gaji ke Per Jam
Kalkulator Gaji ke Per Jam mengubah gaji tahunan, mingguan, atau harian Anda menjadi tarif per jam. Kalau gaji Anda dibayar per bulan, kalikan dulu dengan 12 untuk mendapatkan angka tahunan. Cukup masukkan gaji dan jam kerja, lalu Anda langsung tahu berapa nilai satu jam kerja Anda. Hasilnya berguna untuk membandingkan tawaran kerja, menentukan tarif freelance, atau sekadar tahu apakah gaji Anda sepadan dengan jam yang dihabiskan.
Cara Pakai Kalkulator Ini
Kalkulator ada di atas konten ini. Isi kolomnya dari atas ke bawah, dan tarif per jam Anda muncul otomatis. Ikuti langkah berikut.
Masukkan gaji Anda
Isi jumlah gaji, lalu pilih periodenya, misalnya per tahun atau per minggu. Kalau gaji Anda bulanan, kalikan dulu dengan 12 dan masukkan sebagai gaji tahunan. Pakai gaji kotor (sebelum potongan) supaya perhitungannya konsisten.
Atur jam kerja per minggu
Standar di Indonesia umumnya 40 jam per minggu. Ubah angkanya kalau jam kerja Anda berbeda, misalnya untuk pekerja paruh waktu.
Isi hari kerja per minggu
Masukkan berapa hari Anda bekerja dalam seminggu, misalnya 5 hari.
Lihat tarif per jam Anda
Hasilnya tampil seketika. Ganti angka kapan saja untuk membandingkan beberapa skenario gaji atau jam kerja.
Rumus di Balik Tarif Per Jam
Hitungannya sederhana: gaji tahunan dibagi total jam kerja dalam setahun.
Tarif per jam = Gaji tahunan ÷ (jam per minggu × 52 minggu)
Contohnya, gaji Anda Rp8.000.000 per bulan. Setahun berarti Rp96.000.000. Dengan 40 jam kerja per minggu selama 52 minggu, total jam kerja Anda 2.080 jam. Maka: Rp96.000.000 ÷ 2.080 = Rp46.154 per jam.
Kalkulator tidak punya pilihan gaji bulanan, jadi kalikan dulu gaji bulanan Anda dengan 12, lalu masukkan hasilnya sebagai gaji tahunan.
Tabel Cepat Gaji Bulanan ke Tarif Per Jam
Perkiraan tarif per jam berdasarkan gaji bulanan, dengan asumsi 40 jam kerja per minggu (sekitar 173 jam per bulan). Pakai sebagai gambaran cepat sebelum menghitung angka Anda sendiri di kalkulator.
Gaji bulanan ke tarif per jam
Rp5.000.000 → sekitar Rp28.846 per jam
Rp7.000.000 → sekitar Rp40.385 per jam
Rp10.000.000 → sekitar Rp57.692 per jam
Rp15.000.000 → sekitar Rp86.538 per jam
Rp20.000.000 → sekitar Rp115.385 per jam
Kenapa Hitung Tarif Per Jam?
Membandingkan dua tawaran kerja dengan jam kerja berbeda secara adil.
Menentukan tarif yang masuk akal untuk kerja freelance atau proyek sampingan.
Memperkirakan nilai lembur atau kerja di akhir pekan.
Menilai apakah gaji Anda sebanding dengan jam yang Anda habiskan.
Tips Cepat
Bandingkan pekerjaan lewat tarif per jam, bukan cuma gaji bulanannya.
Kalau sering kerja lebih dari 40 jam seminggu, hitung ulang. Jam ekstra menurunkan tarif per jam Anda.
Untuk freelance, tambahkan biaya seperti pajak dan alat kerja ke tarif Anda supaya tidak rugi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara menghitung gaji per jam dari gaji bulanan?
Kalikan gaji bulanan dengan 12 untuk mendapat gaji tahunan, lalu bagi dengan total jam kerja setahun. Dengan 40 jam per minggu dan 52 minggu, totalnya 2.080 jam. Misalnya gaji Rp8.000.000 per bulan menjadi Rp46.154 per jam.
Berapa jam kerja standar per minggu di Indonesia?
Aturan ketenagakerjaan di Indonesia umumnya menetapkan 40 jam kerja per minggu. Polanya bisa 8 jam selama 5 hari atau 7 jam selama 6 hari. Kalau jam kerja Anda berbeda, sesuaikan angkanya di kalkulator agar hasilnya akurat.
Apakah tarif per jam ini sudah termasuk pajak dan BPJS?
Belum. Kalkulator memakai gaji kotor, jadi tarif per jamnya juga kotor. Potongan seperti PPh 21 dan iuran BPJS akan menurunkan angka bersih yang benar-benar Anda terima.
Apakah lembur dihitung di kalkulator ini?
Tidak. Kalkulator hanya mengubah gaji pokok menjadi tarif per jam biasa. Upah lembur punya tarif tersendiri sesuai aturan, jadi hitung terpisah dan cek kebijakan perusahaan Anda.
Bagaimana menghitung tarif per jam untuk pekerja paruh waktu?
Caranya sama, hanya jam kerja per minggunya yang lebih kecil. Masukkan gaji dan jumlah jam asli Anda, misalnya 20 jam per minggu. Tarif per jam akan menyesuaikan otomatis.
