Jumlah Investor Saham Indonesia 2026

9 menit bacaKami mematuhi

Data jumlah investor saham Indonesia, SID pasar modal, reksa dana, SBN, demografi, wilayah, dan metodologi KSEI dalam satu halaman sitasi.

Investor saham Indonesia: angka kunci

Data per May 2026

KSEI mencatat 9,74 juta SID pada kategori C-BEST atau saham dan surat berharga lainnya per akhir Mei 2026. Angka ini adalah proksi resmi terdekat untuk membaca jumlah investor saham Indonesia, karena data KSEI tidak memisahkan investor saham murni dari surat berharga lain yang tersimpan di C-BEST.

SID saham dan surat berharga lainnya per Mei 20269.735.902
total SID pasar modal per Mei 202627.750.857
SID reksa dana per Mei 202626.477.365
SID SBN per Mei 20261.520.908
SID saham dan surat berharga lainnya pada Desember 20258.604.177
SID saham dan surat berharga lainnya pada Desember 20246.381.444
porsi investor individu berusia 40 tahun ke bawah per Mei 202679,02%
porsi investor domestik di Jawa per Mei 202665,86%
nilai efek kategori equity di C-BEST per Mei 2026Rp6.850,22 triliun
porsi investor lokal pada kategori equity per Mei 202699,61%

KSEI memakai SID dan kategori sistem. C-BEST mencakup saham dan surat berharga lainnya, sedangkan S-INVEST mencakup reksa dana. Satu orang dapat memiliki lebih dari satu jenis SID, sehingga total pasar modal tidak sama dengan penjumlahan sederhana orang unik per instrumen.

Jumlah investor saham Indonesia terbaru

Jumlah investor saham Indonesia terbaru adalah 9.735.902 SID pada kategori Saham dan Surat Berharga Lainnya per akhir Mei 2026, menurut Statistik Pasar Modal Indonesia KSEI.

Data diperbarui: Mei 2026. Untuk pembaca yang butuh angka cepat, gunakan angka C-BEST ini sebagai proksi resmi investor saham. Namun, sebutkan metodologinya dengan benar karena KSEI menggabungkan saham dan surat berharga lain dalam kategori tersebut.

Di halaman ini, data investor saham Indonesia disusun sebagai statistik investor pasar modal Indonesia yang mudah disitasi, termasuk jumlah SID Indonesia berdasarkan instrumen, usia, wilayah, dan komposisi investor.

Jika Anda baru mempelajari instrumennya, mulai dari halaman Financer tentang saham dan panduan cara investasi saham. Halaman ini sendiri fokus pada data statistik, bukan rekomendasi membeli saham tertentu.

Jumlah SID pasar modal berdasarkan instrumen

Instrumen KSEIJumlah SID Mei 2026Jumlah SID April 2026Perubahan yang disebut KSEICatatan metodologi
Pasar Modal27.750.85726.486.000+4,78% mtmTotal SID seluruh instrumen pasar modal
Reksa Dana atau S-INVEST26.477.36525.224.129+4,97% mtmAdministrasi reksa dana di S-INVEST
Saham dan Surat Berharga Lainnya atau C-BEST9.735.9029.562.675+1,81% mtmProksi resmi untuk investor saham
SBN1.520.9081.500.222+1,38% mtmSurat Berharga Negara ritel dan instrumen terkait

Jangan baca C-BEST sebagai orang unik murni

KSEI menyajikan data berdasarkan SID dan sistem penyimpanan. Untuk artikel, laporan, atau sitasi AI, tulis "SID saham dan surat berharga lainnya" saat memakai angka C-BEST. Istilah ini lebih akurat daripada menyebutnya jumlah orang unik investor saham.

Jumlah Single Investor Identification (SID) total

Total SID pasar modal Indonesia sudah mencapai 27.750.857 per akhir Mei 2026. OJK juga menyebut ada 1,26 juta investor baru pada Mei 2026 dan pertumbuhan 36,27% secara ytd.

Kenaikan total pasar modal jauh lebih cepat daripada kategori saham murni, terutama karena basis reksa dana bertambah besar. Ini penting untuk pembaca yang membandingkan data investor saham dengan data investor pasar modal secara umum.

Untuk memahami pelaku dan perantara yang membuka akses ke saham, lihat juga penjelasan Financer tentang apa itu broker saham.

Perkembangan total SID pasar modal

PeriodePasar ModalReksa DanaSaham dan Surat Berharga LainnyaSBN
Desember 202312.168.06111.416.7115.255.5711.002.727
Desember 202414.871.63914.033.0376.381.4441.198.821
Desember 202520.347.14719.192.8468.604.1771.412.255
Maret 202624.744.22123.497.8849.363.8521.478.277
April 202626.486.00025.224.1299.562.6751.500.222
Mei 202627.750.85726.477.3659.735.9021.520.908

Jumlah investor saham vs reksa dana vs SBN

Data investor pasar modal Indonesia menunjukkan satu pola yang jelas: reksa dana memiliki basis SID paling besar, sedangkan saham tetap menjadi instrumen utama untuk partisipasi langsung di bursa.

Pada Mei 2026, SID reksa dana mencapai 26,48 juta, hampir tiga kali angka kategori saham dan surat berharga lainnya yang berada di 9,74 juta. SBN jauh lebih kecil, yaitu 1,52 juta SID.

Perbedaan ini masuk akal. Reksa dana lebih mudah dibeli melalui aplikasi dengan nominal kecil. Saham membutuhkan pemahaman risiko harga, biaya transaksi, dan pemilihan broker. Jika pembaca sedang membandingkan akses investasi, halaman platform investasi bisa menjadi konteks tambahan.

Porsi instrumen terhadap total SID pasar modal

InstrumenSID Mei 2026Rasio terhadap total pasar modalInterpretasi
Pasar Modal27.750.857100%Basis seluruh SID pasar modal KSEI
Reksa Dana26.477.36595,41% dari total pasar modalInstrumen dengan jangkauan SID terbesar
Saham dan Surat Berharga Lainnya9.735.90235,08% dari total pasar modalProksi investor saham dan C-BEST
SBN1.520.9085,48% dari total pasar modalBasis investor SBN masih jauh lebih kecil

Pertumbuhan investor pasar modal per tahun

Pertumbuhan SID saham dan surat berharga lainnya naik dari 3,45 juta pada 2021 menjadi 8,60 juta pada 2025. Per Mei 2026, angkanya sudah mencapai 9,74 juta.

Artinya, basis data investor saham Indonesia bertambah lebih dari dua kali lipat dalam kurang dari lima tahun. Kenaikan ini juga menjelaskan mengapa topik edukasi dasar seperti risiko saham, broker legal, dan investasi bodong semakin penting untuk pembaca pemula.

Pertumbuhan SID saham dan surat berharga lainnya

PeriodeSID saham dan surat berharga lainnyaPerubahan dari periode pembandingSumber
Desember 20213.451.513Basis awal seri di brief iniKSEI Desember 2024
Desember 20224.439.933+28,64% yoyKSEI Desember 2025
Desember 20235.255.571+18,37% yoyKSEI Desember 2025
Desember 20246.381.444+21,42% yoyKSEI Desember 2025
Desember 20258.604.177+34,83% yoyKSEI Mei 2026
Mei 20269.735.902+1.131.725 SID sejak Desember 2025KSEI Mei 2026

Demografi: usia, gender, dan penghasilan

Investor individu pasar modal Indonesia masih didominasi kelompok usia muda. KSEI mencatat 54,37% investor individu berusia 30 tahun ke bawah per Mei 2026. Jika ditambah kelompok 31 sampai 40 tahun, porsinya menjadi 79,02%.

Dari sisi gender, komposisinya masih didominasi laki-laki dengan 64,37%, sedangkan perempuan 35,63%. Dari sisi penghasilan, mayoritas berada pada kelompok Rp10 juta sampai Rp100 juta, yaitu 54,88%.

Demografi investor individu pasar modal

KategoriKelompokPorsi Mei 2026Catatan
Usia30 tahun ke bawah54,37%Kelompok usia terbesar
Usia31 sampai 40 tahun24,65%Jika digabung dengan 30 tahun ke bawah menjadi 79,02%
Usia41 sampai 50 tahun12,64%Kelompok usia menengah
Usia51 sampai 60 tahun5,59%Kelompok pra-pensiun
UsiaDi atas 60 tahun2,75%Kelompok terkecil
GenderLaki-laki64,37%Berdasarkan data investor individu KSEI
GenderPerempuan35,63%Berdasarkan data investor individu KSEI
PenghasilanDi bawah Rp10 juta33,24%Kelompok pendapatan rendah sampai menengah
PenghasilanRp10 juta sampai Rp100 juta54,88%Kelompok terbesar
PenghasilanRp100 juta sampai Rp500 juta9,05%Kelompok pendapatan tinggi
PenghasilanDi atas Rp500 juta2,83%Kelompok terkecil

Sebaran wilayah dan provinsi

Sebaran investor domestik masih terkonsentrasi di Jawa. KSEI mencatat 65,86% investor domestik berada di Jawa per Mei 2026. Sumatra berada di posisi kedua dengan 18,66%.

Catatan pentingnya, aset jauh lebih terkonsentrasi daripada jumlah investor. Pada laporan yang sama, KSEI menyebut investor DKI Jakarta memiliki 16,38% SID, tetapi aset C-BEST DKI Jakarta mencapai 83,59% dan aset S-INVEST 72,34%, senilai Rp4.738,52 triliun.

Sebaran investor domestik Indonesia

WilayahPorsi investor Mei 2026Porsi investor April 2026Catatan
Jawa65,86%66,21%Wilayah dengan konsentrasi investor terbesar
Sumatra18,66%18,39%Peringkat kedua berdasarkan porsi investor
Kalimantan5,43%5,39%Relatif stabil secara bulanan
Bali, NTT, dan NTB5,60%5,54%Lebih besar daripada Sulawesi pada laporan Mei
Sulawesi3,52%3,50%Porsi investor masih kecil dibanding Jawa dan Sumatra
Maluku dan Papua0,93%0,97%Porsi investor terkecil dalam pembagian wilayah KSEI
DKI Jakarta16,38% SID domestikAset C-BEST 83,59%Aset S-INVEST 72,34%, nilai total Rp4.738,52 triliun

Partisipasi investor ritel dan dominasi lokal

Dari sisi jumlah investor, pasar saham Indonesia sangat lokal. Pada kategori C-BEST, KSEI mencatat 99,76% investor adalah lokal dan 0,24% asing per Mei 2026.

Namun dari sisi nilai aset C-BEST, porsi lokal adalah 64,48% dan asing 35,52%. Artinya, investor asing jauh lebih kecil dari sisi jumlah rekening, tetapi tetap besar dari sisi nilai aset.

Untuk kategori equity, KSEI mencatat 1.002 efek dengan nilai Rp6.850,22 triliun pada Mei 2026. Porsi nilai equity lokal 58,83%, sedangkan asing 41,17%.

Komposisi lokal, asing, dan nilai equity

IndikatorMei 2026April 2026Interpretasi
Investor lokal C-BEST99,76%99,76%Hampir seluruh SID C-BEST adalah lokal
Investor asing C-BEST0,24%0,24%Kecil dari sisi jumlah SID
Nilai aset lokal C-BEST64,48%64,42%Mayoritas nilai aset masih lokal
Nilai aset asing C-BEST35,52%35,58%Asing tetap besar dari sisi nilai aset
Jumlah efek equity1.0021.002Kategori equity dalam detail aset C-BEST
Nilai equityRp6.850,22 triliunRp7.790,31 triliunNilai efek equity turun secara bulanan
Porsi nilai equity lokal58,83%59,45%Kepemilikan nilai equity oleh investor lokal
Porsi nilai equity asing41,17%40,55%Kepemilikan nilai equity oleh investor asing

Perbandingan dengan negara ASEAN lain

Perbandingan investor saham antarnegara ASEAN perlu hati-hati karena setiap bursa memakai definisi akun, rekening, investor, dan beneficial owner yang berbeda. Indonesia punya data SID KSEI yang relatif rapi, tetapi angka ini tidak otomatis sebanding dengan rekening nominee atau akun sekuritas di negara lain.

Untuk konteks regional, ASEAN Exchanges mencatat kapitalisasi pasar perusahaan tercatat ASEAN naik dari US$2,8 triliun pada 2023 menjadi US$3,0 triliun pada Desember 2024. Jumlah perusahaan tercatat di kawasan mencapai 4.513, dengan Malaysia berada di posisi pertama dari sisi jumlah perusahaan tercatat, yaitu 1.059.

Konteks pembanding ASEAN

DataAngkaPeriodeCatatan
SID pasar modal Indonesia27.750.857Mei 2026Data KSEI, mencakup seluruh SID pasar modal
SID saham dan surat berharga lainnya Indonesia9.735.902Mei 2026Proksi investor saham berbasis C-BEST
Kapitalisasi pasar perusahaan tercatat ASEANUS$3,0 triliunDesember 2024Data ASEAN Exchanges
Jumlah perusahaan tercatat di ASEAN4.513 perusahaanDesember 2024Termasuk secondary exchanges
Jumlah perusahaan tercatat Malaysia1.059 perusahaanDesember 2024Peringkat pertama ASEAN berdasarkan jumlah listed companies dalam laporan ASEAN Exchanges
Jumlah efek equity di C-BEST Indonesia1.002 efekMei 2026Bukan jumlah emiten murni, tetapi detail efek equity di C-BEST

Proyeksi dan tren

Dengan tambahan 1.131.725 SID pada kategori saham dan surat berharga lainnya dari Desember 2025 sampai Mei 2026, rata-rata penambahan bersihnya sekitar 226 ribu SID per bulan.

Jika laju lima bulan pertama 2026 berlanjut tanpa perubahan besar, kategori ini bisa melewati 11 juta SID sebelum akhir tahun. Ini bukan prediksi resmi. Ini hanya run-rate mekanis dari data KSEI sampai Mei 2026.

Tren yang paling penting bukan hanya jumlah rekening bertambah, tetapi kualitas literasi investor. Semakin banyak investor muda masuk, semakin besar kebutuhan edukasi tentang risiko, biaya transaksi, dan legalitas platform.

Run-rate 2026 berdasarkan data sampai Mei

IndikatorAngkaCara baca
SID saham dan surat berharga lainnya Desember 20258.604.177Basis awal tahun dari KSEI
SID saham dan surat berharga lainnya Mei 20269.735.902Data terbaru KSEI saat artikel disusun
Tambahan bersih Januari sampai Mei 20261.131.725 SIDSelisih Mei 2026 dibanding Desember 2025
Rata-rata tambahan per bulanSekitar 226.345 SIDPerhitungan Financer dari lima bulan pertama 2026
Run-rate sederhana akhir 2026Sekitar 11,32 juta SIDBukan proyeksi resmi, hanya laju mekanis jika tren sama berlanjut
Total investor pasar modal ytd menurut OJK+36,27%OJK menyebut total menjadi 27,75 juta investor per Mei 2026

Sumber dan metodologi

Halaman ini memakai sumber primer: KSEI untuk data SID dan demografi, OJK dan BEI untuk ringkasan perkembangan pasar modal, serta ASEAN Exchanges untuk konteks regional.

Angka utama memakai laporan KSEI Mei 2026 karena itu sumber bulanan terbaru yang tersedia saat artikel ini disusun pada 30 Juni 2026. Untuk tren tahunan, halaman ini memakai seri Desember 2024, Desember 2025, dan Mei 2026.

Semua angka dibaca sebagai data edukasi dan statistik pasar, bukan nasihat finansial personal. Kinerja pasar saham bisa berubah, dan jumlah investor tidak menjamin kualitas keputusan investasi individu.

Cara membaca data di halaman ini

IstilahDefinisi kerja di halaman iniSumber utama
SIDSingle Investor Identification yang tercatat dalam sistem pasar modalKSEI
C-BESTSistem KSEI untuk saham dan surat berharga lainnyaKSEI
S-INVESTSistem KSEI untuk administrasi reksa danaKSEI
Investor saham IndonesiaProksi memakai SID saham dan surat berharga lainnya atau C-BESTKSEI, interpretasi Financer
Investor pasar modalTotal SID lintas instrumen pasar modalKSEI dan OJK
Run-ratePerhitungan sederhana dari selisih data, bukan prediksi resmiPerhitungan Financer

Financer Talks

Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.

Lihat semua
Min 10 karakter

Jadilah yang pertama mengajukan pertanyaan tentang topik ini.

Butuh bantuan?