Apa Itu Dividen Saham? Ini Cara Kerja dan Jadwalnya

Ditulis oleh Mentari Rahman

- 12 Agu 2026

Kami mematuhi
Dicek oleh Mentari Rahman
Konsep kunci
  • Dividen berasal dari laba emiten dan disetujui RUPS
  • Cum date menentukan siapa yang berhak menerima dividen
  • Pajak bisa 0% jika dividen diinvestasikan sesuai aturan

Apa Itu Dividen Saham

Apa itu dividen saham? Dividen saham adalah bagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Di pasar modal Indonesia, dividen biasanya dibayarkan dalam bentuk uang tunai, tetapi ada juga dividen dalam bentuk saham atau saham bonus.

Sederhananya, ketika Anda memiliki saham sebuah emiten, Anda ikut memiliki sebagian kecil perusahaan tersebut. Jika perusahaan mencetak laba dan RUPS menyetujui pembagian dividen, pemegang saham yang memenuhi syarat berhak menerima pembagian tersebut.

Dividen berbeda dari capital gain. Capital gain muncul ketika harga jual saham Anda lebih tinggi dari harga beli. Dividen datang dari keputusan perusahaan membagikan laba. Karena itu, saham yang harganya sedang naik belum tentu membayar dividen, dan saham yang rajin membayar dividen belum tentu selalu naik harganya. Untuk pemula, pahami dividen sebagai salah satu sumber potensi hasil, bukan jaminan keuntungan.

Ringkasan cepat

Anda tidak otomatis mendapat dividen hanya karena membeli saham perusahaan yang terkenal. Hak dividen ditentukan oleh jadwal resmi emiten, terutama cum date, ex date, recording date, dan payment date. Periksa pengumuman resmi sebelum membeli.

Jenis Dividen Saham

Jenis dividen yang paling sering ditemui investor ritel adalah dividen tunai. Uang dividen masuk ke Rekening Dana Nasabah atau saldo di sekuritas sesuai jadwal pembayaran.

Ada juga dividen interim dan dividen final. Dividen interim dibagikan sebelum tahun buku berakhir, biasanya ketika perusahaan sudah memiliki laba yang cukup dan manajemen menyetujui pembagian sementara. Dividen final dibagikan setelah laporan tahunan dan keputusan RUPS.

Jenis lain adalah dividen saham. Dalam aturan OJK tentang saham bonus, dividen saham berasal dari kapitalisasi saldo laba dan dibagikan dalam bentuk saham. Artinya, investor mendapat tambahan lembar saham, bukan uang tunai. Efeknya berbeda dari dividen tunai karena jumlah saham beredar bertambah dan harga teoritis bisa menyesuaikan.

Bagi investor pemula, dividen tunai biasanya paling mudah dipahami. Anda cukup melihat nilai dividen per saham, jumlah saham yang dimiliki, tanggal pencatatan, dan tanggal pembayaran.

Cum Date, Ex Date Dividen, Recording Date, dan Payment Date

Istilah cum date ex date dividen sering membuat investor baru bingung. Padahal alurnya bisa dipahami dari satu pertanyaan sederhana: pada tanggal berapa nama Anda harus tercatat sebagai pemegang saham agar berhak menerima dividen?

Berikut istilah yang paling penting saat membaca jadwal dividen di BEI, KSEI, atau pengumuman emiten.

IstilahArti singkatDampak untuk investor
Cum dateTanggal terakhir membeli saham agar masih berhak atas dividenJika membeli sampai tanggal ini, Anda berpotensi masuk daftar penerima dividen
Ex dateTanggal ketika pembeli baru tidak lagi berhak atas dividen berjalanHarga saham sering menyesuaikan karena hak dividen sudah lewat
Recording dateTanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividenNama investor harus tercatat sesuai data kustodian
Payment dateTanggal pembayaran dividenDana dividen masuk ke rekening yang terhubung dengan sekuritas

Cara Dapat Dividen Saham

Cara dapat dividen saham tidak sulit, tetapi waktunya harus tepat. Gunakan langkah berikut agar tidak membeli hanya karena ikut ramai.

Buka rekening efek dan RDN

Pilih broker saham yang legal, pahami biaya transaksi, lalu aktifkan rekening efek, SID, dan Rekening Dana Nasabah. Tanpa rekening ini, Anda tidak bisa membeli saham di BEI.

Cari emiten yang mengumumkan dividen

Lihat pengumuman resmi emiten, BEI, atau KSEI. Catat nilai dividen per saham, cum date, ex date, recording date, dan payment date.

Beli sebelum atau pada cum date

Agar berhak atas dividen berjalan, pembelian harus terjadi paling lambat pada cum date di pasar yang relevan. Jangan menunggu ex date jika tujuan Anda adalah menerima dividen tersebut.

Tahan sampai hak dividen tercatat

Perhatikan jadwal settlement dan recording date. Jika ragu, cek posisi portofolio dan pengumuman dari sekuritas Anda.

Pantau pembayaran dan pajaknya

Pada payment date, dividen tunai biasanya masuk ke RDN atau saldo kas. Setelah itu, simpan catatan untuk kebutuhan laporan pajak tahunan.

Contoh Perhitungan Dividen Saham

Misalnya Anda memiliki 10 lot saham ABCD. Di Indonesia, 1 lot saham berisi 100 lembar, jadi 10 lot sama dengan 1.000 lembar saham. Jika emiten membagikan dividen tunai Rp100 per saham, nilai dividen bruto Anda adalah 1.000 x Rp100 = Rp100.000.

Angka tersebut belum tentu sama dengan dana bersih yang Anda terima jika ada kewajiban pajak yang tidak memenuhi syarat pengecualian. Selain itu, harga saham dapat turun setelah ex date karena pasar menyesuaikan hak dividen yang sudah lepas.

Inilah alasan membeli saham hanya sehari sebelum cum date tidak selalu menguntungkan. Anda mungkin menerima dividen, tetapi nilai portofolio bisa turun jika harga saham terkoreksi lebih besar dari dividen yang diterima. Jika Anda baru belajar cara investasi saham, gunakan dividen sebagai bagian dari analisis, bukan satu-satunya alasan membeli.

Biaya broker yang tinggi bisa menggerus keuntungan Anda.

Hemat hingga jutaan rupiah dengan memilih broker saham terbaik di Financer. Nikmati masa pensiun dengan sejahtera

Bandingkan broker saham terbaik sekarang

Pajak Dividen di Indonesia

Untuk wajib pajak orang pribadi dalam negeri, dividen dari dalam negeri dapat dikecualikan dari objek PPh jika diinvestasikan kembali di Indonesia dalam jangka waktu yang ditentukan dan dilaporkan sesuai aturan DJP. Ini berarti tidak semua dividen otomatis terkena pajak final.

Namun, jika syarat investasi atau pelaporan tidak dipenuhi, dividen dalam negeri yang diterima orang pribadi dapat terutang PPh final 10% dan wajib disetor sendiri. DJP juga menyediakan alur pelaporan realisasi investasi melalui Coretax untuk dividen yang ingin dikecualikan dari pengenaan PPh.

Praktiknya, perlakuan pajak bisa bergantung pada status wajib pajak, sumber dividen, jumlah yang diinvestasikan kembali, dan kepatuhan pelaporan. Jika nilai dividen Anda besar atau situasinya tidak sederhana, cek panduan DJP terbaru atau konsultasikan dengan konsultan pajak.

Waspadai dividend trap

Dividend trap terjadi ketika investor tergoda dividend yield tinggi, tetapi mengabaikan penurunan laba, utang besar, harga saham yang terus melemah, atau dividen yang tidak berkelanjutan. Yield besar tidak selalu berarti saham murah.

Saham dengan Dividen Besar dan Blue Chip Indonesia

Saham dengan dividen besar biasanya dicari dari emiten yang labanya stabil, arus kasnya kuat, dan punya riwayat pembagian dividen yang konsisten. Di Indonesia, investor sering memperhatikan saham blue chip seperti bank besar, telekomunikasi, konsumer, energi, dan infrastruktur. Namun, blue chip tidak otomatis memberi yield paling tinggi.

Ada dua ukuran yang perlu Anda bedakan. Dividend yield membandingkan dividen per saham dengan harga saham. Dividend payout ratio melihat berapa persen laba yang dibagikan sebagai dividen. Yield tinggi bisa menarik, tetapi jika laba turun atau harga saham jatuh karena masalah bisnis, risikonya tetap besar.

Sebelum membeli saham dividen, periksa hal berikut:

  • Apakah laba bersih dan arus kas operasi stabil dalam beberapa tahun terakhir?
  • Apakah dividen berasal dari laba yang sehat, bukan sekadar strategi menarik minat pasar?
  • Apakah utang perusahaan masih wajar untuk industrinya?
  • Apakah harga saham sudah naik terlalu cepat menjelang cum date?
  • Apakah sektor bisnisnya masih punya prospek yang masuk akal?

Jika Anda ingin membandingkan instrumen dan aplikasi yang tersedia, mulai dari halaman platform investasi atau panduan cara investasi untuk pemula agar keputusan tidak hanya bertumpu pada satu saham.

FAQ tentang dividen saham

Apa itu dividen saham?

Dividen saham adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham. Bentuknya bisa uang tunai atau saham tambahan, tergantung keputusan perusahaan dan persetujuan RUPS.

Bagaimana cara dapat dividen saham?

Anda perlu memiliki saham emiten yang membagikan dividen dan tercatat sebagai pemegang saham yang berhak sesuai jadwal. Biasanya pembelian harus dilakukan paling lambat pada cum date.

Apa bedanya cum date dan ex date dividen?

Cum date adalah tanggal terakhir membeli saham agar masih berhak atas dividen berjalan. Ex date adalah tanggal ketika pembeli baru sudah tidak mendapat hak dividen tersebut.

Apakah dividen saham kena pajak?

Dividen dalam negeri untuk wajib pajak orang pribadi bisa dikecualikan dari objek PPh jika diinvestasikan kembali di Indonesia dan memenuhi aturan pelaporan. Jika syarat tidak dipenuhi, dividen dapat terutang PPh final 10%.

Apakah semua saham membagikan dividen?

Tidak. Perusahaan hanya membagikan dividen jika memiliki laba atau saldo laba yang cukup, mendapat persetujuan sesuai mekanisme perusahaan, dan memilih membagikan keuntungan kepada pemegang saham.

Apakah saham dividen selalu lebih aman?

Tidak selalu. Saham yang rutin membayar dividen tetap bisa turun jika bisnis melemah, utang meningkat, atau pasar menilai prospeknya memburuk. Periksa fundamental, bukan hanya yield.

Financer Talks

Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.

Lihat semua
Min 10 karakter

Jadilah yang pertama mengajukan pertanyaan tentang topik ini.

Bandingkan broker saham

10 opsi

Pialang teregulasi dan tepercaya

Bandingkan broker

Bandingkan broker saham

10 opsi

Pialang teregulasi dan tepercaya

Bandingkan broker
Butuh bantuan?