Wiki
Apa Itu Broker Saham? Pahami Perannya untuk Investasi Aman 2026
- Artikel ini akan mengupas tuntas peran broker saham, jenis-jenisnya, cara kerja, hingga tips memilih broker terbaik yang terdaftar OJK untuk investasi Anda.
Kami mematuhi
2 menit membaca | Investasi
Apa itu broker saham?
Broker saham adalah perusahaan atau individu yang berperan sebagai perantara antara investor dan bursa efek untuk memfasilitasi transaksi jual-beli saham dan instrumen investasi lainnya.
Di Indonesia, semua broker saham wajib terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menjadi anggota Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mereka memungkinkan investor individu maupun institusi untuk mengakses pasar modal dengan aman dan legal. Tanpa broker saham, investor tidak bisa langsung bertransaksi di bursa efek karena hanya anggota bursa yang memiliki akses langsung ke sistem perdagangan.
Fakta penting tentang broker saham
Semua broker harus terdaftar di OJK dan BEI
Komisi transaksi berkisar 0,1-0,3% per transaksi
Dana nasabah disimpan terpisah dalam RDN
Minimal deposit mulai Rp100.000 hingga Rp10 juta
Broker individual harus memiliki sertifikasi WPPE
Lebih dari 92 broker terdaftar di BEI per 2026
Platform digital membuat investasi lebih mudah diakses
Jenis-jenis broker saham di Indonesia
Terdapat beberapa kategori broker saham di Indonesia:
- Full-service broker menawarkan layanan komprehensif termasuk riset pasar, analisis fundamental, dan konsultasi investasi personal.
- Discount broker fokus pada biaya rendah dengan layanan minimal, cocok untuk investor yang sudah berpengalaman.
- Online broker beroperasi sepenuhnya melalui platform digital dengan interface yang user-friendly. Institutional broker melayani investor besar seperti dana pensiun dan asuransi.
Menurut regulasi OJK, broker dikategorikan sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE) yang fokus pada transaksi, dan Penjamin Emisi Efek (PEE) yang juga menangani penerbitan saham baru. Setiap jenis memiliki kelebihan dan target pasar yang berbeda.
Cara kerja dan fungsi broker saham
Broker saham beroperasi sebagai jembatan antara investor dan bursa efek.
Prosesnya dimulai ketika investor memberikan order beli atau jual melalui platform trading. Broker kemudian meneruskan order tersebut ke sistem perdagangan elektronik BEI untuk dieksekusi.
Setelah transaksi berhasil, broker menyelesaikan settlement dan mengupdate portofolio investor.
Selain memfasilitasi transaksi, broker juga menyediakan riset pasar, analisis teknikal dan fundamental, edukasi investor melalui webinar dan artikel, serta konsultasi strategi investasi.
Melalui sistem terintegrasi, broker memberikan akses ke berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksa dana, dan derivatif dalam satu platform.
Biaya dan komisi broker saham
Struktur biaya broker saham di Indonesia cukup transparan:
- Komisi transaksi umumnya 0,1% untuk saham domestik, dengan beberapa broker mengenakan hingga 0,3%.
- Selain itu, ada biaya wajib seperti levy BEI/KPEI/KSEI sebesar 0,433%, PPN biaya broker 12%, dan PPh final 0,1% untuk transaksi jual.
- Biaya tambahan meliputi biaya akun bulanan Rp5.000-25.000, biaya penarikan dana Rp2.500-10.000, dan bunga margin trading 12-18% per tahun.
- Beberapa broker online menawarkan komisi 0% untuk menarik nasabah baru.
Penting untuk membandingkan total biaya kepemilikan, bukan hanya komisi transaksi. Investor aktif sebaiknya memilih broker dengan komisi rendah, sementara investor pasif bisa fokus pada kualitas layanan dan riset.
Biaya broker yang tinggi bisa menggerus keuntungan Anda.
Hemat hingga jutaan rupiah dengan memilih broker saham terbaik di Financer. Nikmati masa pensiun dengan sejahtera
Bandingkan broker saham terbaik sekarang
Cara memilih broker saham terbaik
Memilih broker saham yang tepat memerlukan pertimbangan matang.
Pertama, pastikan legalitas dengan mengecek registrasi di website resmi OJK dan keanggotaan BEI.
Bandingkan struktur biaya secara menyeluruh, tidak hanya komisi transaksi. Evaluasi kualitas platform trading dari segi stabilitas, kecepatan eksekusi, dan fitur analisis.
Layanan customer service yang responsif sangat penting, terutama saat terjadi masalah teknis. Keamanan dana melalui sistem Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank kustodian wajib ada.
Fitur riset dan edukasi membantu meningkatkan kemampuan investasi. Kemudahan akses mobile trading kini menjadi kebutuhan utama. Untuk pemula, pilih broker dengan edukasi lengkap dan minimum deposit rendah.
Investor berpengalaman bisa fokus pada advanced tools dan komisi kompetitif.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah dana di broker saham aman?
Ya, dana nasabah disimpan terpisah dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank kustodian yang diawasi OJK, sehingga tidak bisa digunakan untuk operasional broker.
Berapa minimal deposit untuk membuka rekening?
Minimal deposit bervariasi dari Rp100.000 hingga Rp10 juta tergantung broker. Broker online umumnya memiliki minimal deposit lebih rendah.
Apa perbedaan broker online dan konvensional?
Broker online beroperasi digital dengan biaya lebih rendah, sementara broker konvensional menawarkan layanan personal dan konsultasi langsung dengan relationship manager.
Bagaimana cara cek legalitas broker?
Kunjungi website resmi OJK di ojk.go.id, cari menu direktori perusahaan efek, dan pastikan broker terdaftar sebagai anggota BEI.
Apa itu margin trading?
Margin trading adalah fasilitas pinjaman dari broker untuk membeli saham dengan jaminan portofolio yang ada, memungkinkan daya beli lebih besar.
Berapa komisi yang wajar untuk broker?
Komisi wajar berkisar 0,1-0,2% per transaksi. Hindari broker dengan komisi di atas 0,3% kecuali menawarkan layanan premium yang sebanding.
Apakah bisa investasi saham luar negeri melalui broker lokal?
Beberapa broker lokal menyediakan akses ke saham AS dan global melalui kerjasama dengan broker internasional atau produk reksa dana.
Apa yang terjadi jika broker bangkrut?
Dana nasabah tetap aman karena disimpan terpisah di RDN. Investor bisa memindahkan portofolio ke broker lain melalui proses yang diatur OJK.
Kesimpulan
Broker saham merupakan gerbang utama untuk mengakses pasar modal Indonesia dengan aman dan legal.
Memilih broker yang terdaftar OJK, memahami struktur biaya secara menyeluruh, dan memanfaatkan teknologi digital adalah kunci sukses investasi.
Platform seperti Financer.id dapat membantu Anda membandingkan berbagai broker dan produk keuangan lainnya untuk menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Mulailah investasi dengan bijak, pilih broker terpercaya, dan manfaatkan edukasi yang tersedia untuk mengembangkan portofolio jangka panjang.

Komentar
Hanya pengguna terdaftar yang dapat meninggalkan komentar.